BeritaPangkalpinangPemerintahan

Ketika Ubi dan Jagung Jadi Harapan Baru: Pangkalpinang Latih Ibu-Ibu Ciptakan Pangan Sehat dan Bernilai Jual

20
×

Ketika Ubi dan Jagung Jadi Harapan Baru: Pangkalpinang Latih Ibu-Ibu Ciptakan Pangan Sehat dan Bernilai Jual

Sebarkan artikel ini

Ketika Ubi dan Jagung Jadi Harapan Baru: Pangkalpinang Latih Ibu-Ibu Ciptakan Pangan Sehat dan Bernilai Jual (P/E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Aroma semangat pemberdayaan terasa kuat dalam pelatihan pengolahan pangan lokal yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Selasa (12/05/2026). Kegiatan ini bukan hanya mengajarkan cara mengolah makanan, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya peluang usaha baru berbasis pangan lokal.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai organisasi perempuan dan kemasyarakatan hadir mengikuti pelatihan tersebut. Mulai dari TP PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari hingga Kelompok Wanita Tani (KWT), seluruh peserta tampak antusias menyerap ilmu yang diberikan.

Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Ibu Irma, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.

“Tujuan utama kami adalah mengenalkan pola konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman atau B2SA. Kami juga ingin mendorong masyarakat memanfaatkan bahan lokal seperti ubi dan jagung agar ketergantungan terhadap bahan impor seperti terigu bisa dikurangi,” jelas Irma.

Menurutnya, pangan lokal memiliki potensi besar apabila diolah secara kreatif dan modern. Selain kaya nutrisi, bahan lokal juga dapat diubah menjadi produk bernilai ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Melalui kegiatan yang didukung APBD 2026 tersebut, pemerintah berharap para peserta mampu mengembangkan keterampilan baru yang nantinya bisa tumbuh menjadi usaha rumahan maupun UMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *