Deskripsi Gambar

BangkaBeritaORGANISASIPolitik

Kemarau Belum Berakhir, Rudi Center dan PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Hadir Membawa 5 Ton Beras untuk Warga Bangka

×

Kemarau Belum Berakhir, Rudi Center dan PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Hadir Membawa 5 Ton Beras untuk Warga Bangka

Sebarkan artikel ini

Dukungan terhadap kegiatan itu juga disampaikan Ibu Acit. Ia menilai semangat pengurus yang terus bekerja di tengah masyarakat menjadi contoh kepedulian yang patut dipertahankan.

“Saya sangat bangga kepada Pak Imam Wahyudi dan Pak Erigustian yang terus bekerja dan tidak pernah mengenal lelah. Mereka orang-orang yang peduli dan menginspirasi. Semoga kegiatan bakti sosial ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Imam Wahyudi, S.IP., MH, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Babel sekaligus Ketua Yayasan Rudi Center, menjelaskan bahwa bantuan beras tersebut merupakan bagian dari program yang menjangkau seluruh DPC PDI Perjuangan di tujuh kabupaten dan kota di Bangka Belitung.

“Rudi Center Peduli bersama PDI Perjuangan telah menyiapkan 35 ton beras untuk disebarkan di tujuh DPC kabupaten dan kota di Bangka Belitung. Hari ini kita berada di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka, yang di dalamnya terdapat delapan PAC,” ujar Imam.

 

Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud upaya partai dan Rudi Center untuk ikut merasakan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi ekonomi yang menantang.

Momentum Bulan Sumpah Pemuda turut menjadi pengingat bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Penyaluran beras 5 kilogram per kampil itu sekaligus menjadi ungkapan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bangka.

Antusiasme terlihat dari warga yang memadati kantor DPC. Mereka menyambut bantuan tersebut dengan wajah bahagia dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut.

Di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat, kegiatan ini menjadi pesan bahwa kepedulian memiliki arti ketika diwujudkan dalam tindakan. Bagi warga yang membutuhkan, satu kampil beras mungkin tampak sederhana, tetapi bantuan itu dapat menjadi penopang kebutuhan keluarga sekaligus bukti bahwa mereka tidak dilupakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *