BangkaBeritaEdukasi

Keanu dan Ironi Pesisir Bangka: Seminar Maritim di Tengah Mesin Tambang

37
×

Keanu dan Ironi Pesisir Bangka: Seminar Maritim di Tengah Mesin Tambang

Sebarkan artikel ini

Keanu dan Ironi Pesisir Bangka: Seminar Maritim di Tengah Mesin Tambang (P/E:Yos.Asw)

BANGKA, LIPUTANSATU.COM, – Maritim Muda Cabang Bangka menggelar seminar dan Focus Group Discussion (FGD) di Pantai Karang Emas. Tiga topik utama yang dibahas adalah sejarah Sahabudin, potensi maritim Bangka, dan peran strategis pemuda dalam menjaga serta mengembangkan sektor kelautan provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang seharusnya menjadi ruang refleksi ini berlangsung di tengah pemandangan ironis. Suara ombak yang semestinya menenangkan, tergantikan oleh dentuman mesin pertambangan yang masih aktif beroperasi di pantai.

“Kami membahas keberlanjutan, tata kelola maritim, dan konservasi lingkungan. Tapi di luar, tambang tetap beroperasi tanpa hambatan. Ini memperlihatkan jurang besar antara diskusi dan realita,” ujar Rahmat, salah satu peserta seminar dari Maritim Muda Bangka.Rabu (28/1/2026).

Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: di mana peran pemerintah daerah dalam melindungi wilayah pesisir? Aktivitas pertambangan ilegal ini telah berlangsung lebih dari satu tahun. “Kami bertanya-tanya, di mana aparat penegak hukum selama ini?” tambah Rahmat.

Seminar ini bukan sekadar pendidikan atau diskusi akademik. Menurut ketua Maritim Muda Bangka, Keanu, kegiatan yang digelar di lokasi terdampak justru menjadi cermin jujur kondisi pesisir Bangka.

“Dengan mengadakan FGD di sini, kami ingin peserta melihat langsung problem yang dihadapi pesisir. Ini bukan hanya isu teori, tapi krisis nyata yang membutuhkan tindakan cepat,” kata Keanu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *