Bangka BelitungBeritaEdukasiPangkalpinang

Kasus Penyiraman Aktivis Jadi Sorotan FGD GESID Babel, Pemuda Diminta Kawal Demokrasi

23
×

Kasus Penyiraman Aktivis Jadi Sorotan FGD GESID Babel, Pemuda Diminta Kawal Demokrasi

Sebarkan artikel ini

Kasus Penyiraman Aktivis Jadi Sorotan FGD GESID Babel, Pemuda Diminta Kawal Demokrasi (P/E: Yos.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis kembali menggugah kesadaran publik tentang pentingnya perlindungan terhadap kebebasan berekspresi.

Isu tersebut menjadi pokok bahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Pengurus Wilayah Generasi Emas Indonesia (GESID) Bangka Belitung pada Senin malam (16/3).

Diskusi yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini dipusatkan dari Warung Kopi OWL Pangkalpinang dan diikuti sekitar 45 peserta dari kalangan mahasiswa, pemuda, hingga masyarakat umum.

Mengangkat tema “Kebebasan Berekspresi, Perlindungan Aktivis, dan Tantangan Penegakan Hukum dalam Negara Demokrasi,” forum ini mencoba mengurai berbagai persoalan yang muncul dari peristiwa kekerasan terhadap aktivis tersebut.

Ketua Umum GESID Bangka Belitung, Suwardian Ramadhan, mengatakan diskusi ini lahir dari kegelisahan generasi muda terhadap kondisi demokrasi saat ini.

“Kami ingin ruang diskusi ini menjadi tempat bertukar gagasan sekaligus mengingatkan bahwa demokrasi harus dijaga bersama,” ujarnya.

Akademisi Ingatkan Pentingnya Kepastian Hukum

Akademisi Pascasarjana ISB Atma Luhur Pangkalpinang, Dr. Yulianti, menilai kasus kekerasan terhadap aktivis berpotensi memunculkan rasa takut di tengah masyarakat.

“Jika masyarakat takut menyampaikan pendapat, maka demokrasi akan kehilangan ruhnya,” katanya.

Ia menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum agar masyarakat tetap percaya pada sistem peradilan.

Aspek Hukum Jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *