Deskripsi Gambar

Artikel

Hubungan Antara Rakyat dan Wakilnya, Tinjauan Dari Sudut Pandang Filsafat Politik, Berakar Pada Konsep Kedaulatan, Representasi dan Kontrak Sosial

×

Hubungan Antara Rakyat dan Wakilnya, Tinjauan Dari Sudut Pandang Filsafat Politik, Berakar Pada Konsep Kedaulatan, Representasi dan Kontrak Sosial

Sebarkan artikel ini

4. Perspektif Pancasila (Konteks Indonesia)
Di Indonesia, hubungan ini dilandasi oleh filsafat Pancasila, khususnya Sila Keempat: “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”.
Makna Filosofis: Sila ini menekankan bahwa kedaulatan rakyat dilaksanakan melalui sistem perwakilan yang didasarkan pada musyawarah untuk mufakat dan dipandu oleh akal sehat (hikmat kebijaksanaan). Hal ini mengindikasikan perpaduan antara model perwakilan dan prinsip deliberatif.

Kesimpulan
Secara filosofis, hubungan antara rakyat dan wakilnya adalah hubungan yang kompleks antara kedaulatan rakyat dan legitimasi kekuasaan. Wakil rakyat memegang amanah untuk menjalankan kehendak rakyat, baik sebagai delegasi yang terikat instruksi maupun sebagai wali amanat yang bertindak demi kebaikan bersama, dengan musyawarah sebagai elemen krusial dalam pengambilan keputusan yang adil dan bermartabat.

Artikel by: Fadhel Salazen, Staf Komisi III DPRD Provinsi Kep. Babel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *