Antrean BBM Lumpuhkan Ekonomi & Ibadah Warga Babel, DPRD Akan Panggil Pertamina dan Polisi ( P/E : Yosua.Asw )
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM — Maraknya antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Bangka Belitung (Babel) dinilai mulai berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat. Menanggapi kondisi tersebut, DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memanggil pihak Pertamina, kepolisian, pemerintah daerah, dan pemilik SPBU untuk mencari solusi bersama. Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengungkapkan, persoalan antrean BBM telah mengganggu aktivitas perdagangan warga hingga menyebabkan kerugian materiil.
”Kita mendengar sendiri pengakuan pedagang yang mengalami kerugian gara-gara tidak ada BBM. Mereka tidak bisa menyuplai barang dagangan, sehingga barang-barangnya bisa membusuk,” kata Didit usai menerima audiensi Aliansi Umat Islam Babel di ruang kerjanya pada Selasa, 27 Oktober 2026.













