Di Balik Angka yang Mencekam: Kekerasan Anak dan Perempuan di Babel Meningkat Tajam (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Di balik angka-angka statistik, tersimpan kisah pilu yang tak boleh diabaikan. Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bangka Belitung menunjukkan lonjakan tajam, bahkan di awal tahun 2026.
Dalam rapat koordinasi yang digelar di DPRD Babel, terungkap fakta mencengangkan: hanya dalam tiga bulan, jumlah kasus sudah mencapai lebih dari 30 persen dari total sepanjang tahun 2025, yang sebelumnya telah melampaui 300 kasus.
Ketua Komisi IV DPRD Babel, Heryawandi, menyebut kondisi ini sebagai sinyal darurat. Ia menyoroti bahwa kekerasan kini tidak hanya meningkat dari sisi jumlah, tetapi juga dari segi pola yang semakin kompleks dan mengarah pada eksploitasi.
“Ini bukan sekadar kenaikan angka. Ini perubahan pola yang jauh lebih berbahaya,” ujarnya.
Ia menilai, pendekatan konvensional sudah tidak lagi mampu menjawab tantangan. Diperlukan langkah luar biasa melalui koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan, termasuk pembenahan sistem pendidikan dan penguatan pengawasan sosial.






