Bangka TengahBeritaPemerintahan

Dermaga Baru Sungaiselan Diresmikan Algafry, Nelayan Kini Lebih Mudah Bongkar Ikan

20
×

Dermaga Baru Sungaiselan Diresmikan Algafry, Nelayan Kini Lebih Mudah Bongkar Ikan

Sebarkan artikel ini

Dermaga Baru Sungaiselan Diresmikan Algafry, Nelayan Kini Lebih Mudah Bongkar Ikan (E: Heri.Asw)

SUNGAISELAN, LIPUTANSATU.COM,— Harapan para nelayan Sungaiselan akhirnya berlabuh. Setelah bertahun-tahun mengandalkan dermaga kayu yang rapuh, kini mereka memiliki dermaga beton yang lebih aman dan layak untuk aktivitas bongkar muat hasil tangkapan.

Dermaga Bongkar Muat Nelayan Sungaiselan secara resmi diresmikan oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Jumat (6/3/2026). Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan produktivitas nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi, menjelaskan pembangunan dermaga tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan nelayan kecil yang dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2025.

Dengan anggaran sebesar Rp442.166.322,32, dermaga ini dibangun sepanjang 31 meter dengan lebar efektif 2 meter. Proses pembangunannya berlangsung selama 100 hari kalender, dimulai pada September hingga Desember 2025.

Menurut Imam, dermaga ini memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi aktivitas perikanan, terutama mempercepat proses bongkar muat serta menjaga kualitas ikan hasil tangkapan.

“Kami ingin nelayan memiliki sarana usaha yang lebih layak sehingga distribusi hasil tangkapan dari laut hingga ke pasar bisa berjalan lebih baik,” katanya.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengatakan pembangunan dermaga ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para nelayan.

“Alhamdulillah dermaga ini sudah dimanfaatkan sejak sebulan lalu. Hari ini kita resmikan secara resmi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Algafry.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya membantu kawasan pesisir yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *