Bangka BelitungBeritaNasionalPemerintahan

Dari Kampung ke Kota: Arus Balik Menggulung, PELNI Waspadai Lonjakan Penumpang

19
×

Dari Kampung ke Kota: Arus Balik Menggulung, PELNI Waspadai Lonjakan Penumpang

Sebarkan artikel ini

Dari Kampung ke Kota: Arus Balik Menggulung, PELNI Waspadai Lonjakan Penumpang (E: Yoshua.Asw)

JAKARTA, LIPUTANSATU.COM, — Setelah riuh mudik mereda, kini giliran arus balik mengambil panggung. Ribuan orang bersiap meninggalkan kampung halaman, kembali ke kota, kembali ke kehidupan yang menanti.

Di tengah pergerakan besar ini, PT PELNI (Persero) memproyeksikan lonjakan signifikan pada 2 April 2026. Hari itu diprediksi menjadi titik paling padat perjalanan laut.

“Sekitar 27 ribu penumpang akan bergerak di hari puncak,” kata Ditto Pappilanda.
“Ini angka yang harus kami antisipasi dengan serius.”

Data hingga 23 Maret menunjukkan tiket arus balik telah terjual lebih dari 171 ribu. Angka itu terus bergerak naik, seiring waktu yang semakin mendekati puncak perjalanan.

Di balik angka-angka tersebut, ada wajah-wajah lelah yang siap kembali bekerja, kembali mengejar mimpi.

PELNI pun menyiapkan strategi berlapis. Mulai dari penguatan koordinasi lintas instansi, penambahan personel, hingga peningkatan pengamanan di titik-titik krusial.

“Kami belajar dari setiap musim Lebaran. Tahun ini, kami pastikan pelayanan lebih siap,” ujar Ditto.
“Tidak hanya cepat, tapi juga aman dan nyaman.”

Ia menegaskan bahwa seluruh armada telah melalui pemeriksaan ketat.

“Kapal harus benar-benar siap. Karena satu kelalaian bisa berdampak besar,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *