“Semakin banyak tanaman hayati yang ditanam, semakin banyak manfaat dan kebutuhan yang bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Ini merupakan edukasi pentingnya mencintai lingkungan sekitar,” ujarnya.
Keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam gerakan tersebut. Mereka tidak hanya menyaksikan, tetapi ikut mengotori tangan dengan tanah dan menanam langsung bibit pohon.
Safa, siswi SMP Negeri 3 Mentok, mengatakan kegiatan itu menjadi pengalaman belajar di luar ruang kelas. Sebagai anggota ekstrakurikuler PMR, ia melihat aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Ini merupakan bagian dari pembelajaran di sekolah. Saya mengikuti ekstrakurikuler PMR yang merupakan bagian dari relawan PMI. Kegiatan ini menjadi bentuk aksi sosial dan kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar,” katanya.
Sementara Fika, warga Pal 2 sekaligus instruktur senam Java Air Club, melihat ada pesan yang lebih besar dari kegiatan tersebut.
Olahraga menjaga manusia tetap bugar. Pohon menjaga lingkungan tetap sehat. Keduanya dipertemukan dalam satu kegiatan.
“PT TIMAH mengajak masyarakat hidup sehat dengan senam sehat untuk menjaga kebugaran tubuh, kemudian dilanjutkan dengan menjaga lingkungan agar tetap sehat melalui penanaman pohon. Jadi, hari ini benar-benar double sehat,” ujar Fika.
Menurutnya, kawasan eks Lapangan Golf PT TIMAH memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi ruang publik yang lebih bermanfaat.
Ia membayangkan kawasan tersebut kelak menjadi tempat warga berolahraga, keluarga bersantai, pelaku UMKM berjualan hingga ruang rekreasi masyarakat.
“Semoga ke depan tempat ini menjadi lebih indah dan asri serta bisa dimanfaatkan sebagai sarana aktivitas warga, olahraga, tempat UMKM berjualan, tempat bersantai, sekaligus menjadi ruang rekreasi bagi keluarga,” harapnya.
Harapan itu kini dimulai dari ratusan bibit yang ditanam.
Sebab ruang publik tidak selalu lahir dari bangunan beton. Kadang, ia tumbuh dari tanah, akar dan kesabaran. Dan di eks Lapangan Golf PT TIMAH itu, Mentok sedang menanam kemungkinan baru: sebuah kawasan hijau yang kelak bukan hanya enak dipandang, tetapi juga hidup dan berguna bagi warganya.













