Deskripsi Gambar

BeritaORGANISASIPangkalpinang

Bukan Sekadar Sate: 234 SC dan SAPMA PP Menjaga Api Sejarah di Pangkalpinang

×

Bukan Sekadar Sate: 234 SC dan SAPMA PP Menjaga Api Sejarah di Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

Bukan Sekadar Sate: 234 SC dan SAPMA PP Menjaga Api Sejarah di Pangkalpinang (P/E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Ada cara sederhana untuk menghormati orang yang telah pergi: menyebut namanya dalam doa dan meneruskan nilai baik yang pernah ditanamkannya.

Itulah yang dilakukan DPC 234 Solidarity Community (234 SC) Kota Pangkalpinang bersama Pengurus Wilayah SAPMA Pemuda Pancasila Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (20/8/2026).

Berbekal makanan dari Sate Taichan 99 Barokah, mereka turun ke jalan. Sasaran mereka bukan panggung besar atau gedung pemerintahan, melainkan warga yang mungkin jarang menjadi perhatian—pekerja, tukang parkir, serta masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Aksi tersebut digelar dalam semangat bulan kemerdekaan. Tetapi ada satu alasan lain yang membuat kegiatan ini memiliki makna lebih dalam: mengenang almarhum Agus Marsalim, anggota kehormatan Pemuda Pancasila yang pernah menjadi bagian dari perjalanan panjang organisasi.

Ketua DPC 234 SC Kota Pangkalpinang, Derry, menegaskan bahwa mengenang senior bukan sekadar menyebut nama.

“Kalau hanya mengingat, semua orang bisa. Tetapi mendoakan dan meneruskan nilai perjuangannya, itu yang harus dilakukan,” tegas Derry.

Ia mengatakan generasi muda tidak boleh hanya mewarisi nama besar sebuah organisasi. Mereka juga harus mewarisi semangat, solidaritas dan tanggung jawab yang dibangun para pendahulunya.

“Senior kita telah memberikan contoh. Ada sejarah, ada pengalaman, ada kebaikan yang harus dipelajari. Jangan sampai ketika orangnya sudah tidak ada, perjuangannya juga ikut hilang,” ujarnya.

Di titik inilah kegiatan berbagi makanan tersebut menemukan maknanya.

Satu paket makanan diberikan kepada warga. Namun di balik pemberian itu ada doa, penghormatan dan pesan agar kebersamaan tidak berhenti pada seragam organisasi.

Ketua PW SAPMA PP Babel, Bisma, kembali mengingatkan kalimat yang pernah disampaikan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno: JASMERAH, Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.

“Sejarah itu bukan hanya cerita tentang masa lalu. Apa yang kita lakukan hari ini juga akan menjadi sejarah. Karena itu, mari kita buat sejarah yang baik,” kata Bisma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *