Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPemerintahan

Dari Masjid Agung Kubah Timah, Saparudin Serukan Sabar, Salat dan Ringan Tangan untuk Pangkalpinang Berkah

×

Dari Masjid Agung Kubah Timah, Saparudin Serukan Sabar, Salat dan Ringan Tangan untuk Pangkalpinang Berkah

Sebarkan artikel ini

Dari Masjid Agung Kubah Timah, Saparudin Serukan Sabar, Salat dan Ringan Tangan untuk Pangkalpinang Berkah (E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU .COM, — Pembangunan sebuah kota tidak hanya membutuhkan jalan, gedung dan berbagai fasilitas. Di balik kemajuan itu, ada manusia yang harus terus dibangun kesadaran, keteguhan iman dan kepeduliannya.

Pesan tersebut mengemuka dalam ceramah agama yang digelar di Masjid Agung Kubah Timah, Minggu (27/9/2026). Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengajak masyarakat memperkuat kesabaran, menjaga salat dan membiasakan diri berbagi kepada sesama.

Ceramah yang diikuti majelis taklim se-Kota Pangkalpinang itu menghadirkan Ustaz Dr. H. Muhammad Kurnia, Lc., M.Ag. Kegiatan diselenggarakan TP PKK Kota Pangkalpinang bersama DPD Pengajian Al Hidayah Kota Pangkalpinang dalam rangkaian Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang.

Saparudin menyebut majelis ilmu sebagai momentum untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan kembali mengingat tujuan hidup, terutama dalam menjalankan ibadah.

“Acara majelis ilmu sangat berharga, penting bagi kita semua untuk mengingatkan kembali tentang ibadah. Acara ini mengingatkan kita dan membangun kesadaran kita,” ujarnya.

Ia kemudian mengajak masyarakat menjadikan sabar dan salat sebagai kekuatan dalam menghadapi kehidupan.

Menurutnya, sabar memang bukan sesuatu yang mudah. Namun, kemampuan untuk bersabar menjadi bagian penting dalam menjaga keteguhan hati dan memperkuat keimanan.

“Ada hal yang perlu kita lakukan, yakni sabar dan salat. Sabar itu yang susah. Kesabaran itu luar biasa,” kata Saparudin.

Pesan itu kemudian diperluas pada kehidupan sosial. Saparudin mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperkuat ibadah secara pribadi, tetapi juga membangun kepedulian terhadap orang lain.

Berbagi dan membantu sesama, kata dia, merupakan bentuk nyata kepedulian yang harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat.

“Semakin berbagi, Allah berikan rezeki. Mari kita ringan tangan membantu saudara-saudara kita,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *