Kursi Baru, Beban Baru: Gubernur Babel Ingatkan Jabatan Bukan Tempat Bersembunyi (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM — Seremoni pelantikan selalu berlangsung khidmat. Sumpah jabatan dibacakan, tangan diangkat, dan nama-nama pejabat resmi menempati posisi baru.
Namun setelah tepuk tangan reda, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai.
Pesan itu menjadi napas utama Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta Penugasan PNS sebagai Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.
Kegiatan digelar di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Rabu (9/9/2026). Prosesi dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Babel, Ferry Afrianto.
Mewakili Gubernur Babel Hidayat Arsani, Ferry menyampaikan pesan yang tidak hanya berisi ucapan selamat, tetapi juga tuntutan agar jabatan baru benar-benar menghasilkan kinerja.
Bagi Gubernur, promosi bukan hadiah. Rotasi bukan pula sekadar perpindahan meja. Keduanya merupakan amanah yang harus dibayar dengan kerja nyata.
“Bagi yang mendapat promosi, jadikan jabatan ini sebagai momentum untuk membuktikan kinerja terbaik. Bagi yang mendapat penugasan atau rotasi, bawa pengalaman terbaik dari tempat sebelumnya untuk memperkuat kinerja di tempat yang baru,” ujar Gubernur.
Pesannya jelas: jangan menunggu terlalu lama untuk bekerja.
Para pejabat baru diminta segera bergerak, meningkatkan kinerja, memangkas sekat birokrasi yang kaku dan menciptakan inovasi yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Pengisian JPT Pratama kali ini dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta. Sistem tersebut menjadi langkah Pemprov Babel untuk memastikan jabatan diisi berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan rekam jejak, bukan semata-mata karena kedekatan atau pertimbangan administratif.
“Melalui manajemen talenta, pengisian jabatan dilakukan secara objektif berbasis kualifikasi dan rekam jejak, sekaligus lebih efisien dari sisi waktu maupun biaya,” tambahnya.
Pemprov Babel bahkan tercatat sebagai instansi pemerintah pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menerapkan mekanisme tersebut dan mendapatkan penghargaan atas penerapannya.
Lima Nama, Lima Amanah
Dalam rotasi kali ini, lima pejabat JPT Pratama mendapatkan penugasan baru.
Harpin, S.H., bergeser dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah.
Posisi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kemudian dipercayakan kepada Dr. Drs. Agus Suryadi, M.Si., yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Dora Wardani, S.T., sebelumnya Sekretaris Inspektorat Daerah, kini dipercaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah.













