Ia menjelaskan, Posyandu memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara rutin. Pemantauan kesehatan ibu dan balita, pencegahan stunting, serta perhatian terhadap kesehatan warga lanjut usia menjadi bagian penting dari pelayanan yang harus terus diperkuat.
Dengan keterlibatan aktif para kader, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan kesehatan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pencegahan penyakit sejak dini.
Sarana dan Prasarana Masih Menjadi Pekerjaan Rumah
Di balik capaian keaktifan Posyandu, Wali Kota mengakui bahwa ketersediaan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan secara bertahap.
Berdasarkan laporan tahun 2024 yang disampaikannya, jumlah Posyandu tercatat sebanyak 119 unit. Namun, tidak seluruhnya memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan pelayanan kesehatan.
“Kalau dari sisi jumlah, berdasarkan laporan tahun 2024, masih cukup, yakni 119. Namun, dari sisi sarana dan prasarana memang masih perlu ditingkatkan. Ada yang menumpang di rumah warga, ada yang menggunakan tenda, dan sebagainya,” jelasnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, tengah merencanakan upaya peningkatan sarana dan prasarana Posyandu agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berlangsung lebih optimal.
Ketersediaan fasilitas yang layak diharapkan mampu mendukung kenyamanan kader maupun masyarakat, sekaligus memperkuat fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Mengakhiri arahannya, Wali Kota secara resmi membuka Rapat Koordinasi Posyandu Kota Pangkalpinang Bidang Kesehatan dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Posyandu Kota Pangkalpinang Bidang Kesehatan secara resmi saya nyatakan dibuka.”
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat semakin kuat. Dengan demikian, peningkatan pelayanan kesehatan dapat berjalan beriringan dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.Sebab, kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, melainkan juga hasil dari kepedulian bersama dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.













