Deskripsi Gambar

Belitung TimurBeritaPertambangan

Tata Niaga Timah Kembali Berjalan, Penambang Gantung Titip Satu Pesan: Jangan Biarkan Kepastian Kembali Hilang

×

Tata Niaga Timah Kembali Berjalan, Penambang Gantung Titip Satu Pesan: Jangan Biarkan Kepastian Kembali Hilang

Sebarkan artikel ini

Bagi penambang, ketidakpastian adalah beban yang tak terlihat. Mereka turun ke lapangan dengan mempertaruhkan tenaga, waktu, biaya, bahkan keselamatan. Namun hasil kerja itu tetap membutuhkan kepastian agar dapat menjadi penghasilan yang layak.

Karena itu, Egi juga meminta PT Timah memperhatikan kesejahteraan penambang. Salah satu yang menurutnya perlu menjadi perhatian adalah harga timah agar lebih sepadan dengan biaya operasional, perjuangan, serta risiko yang dihadapi di lapangan.

“Kami juga berharap PT Timah memperhatikan kesejahteraan penambang dan melakukan evaluasi terhadap harga timah. Harga yang layak tentu sangat berarti bagi kami, karena dari pekerjaan inilah banyak keluarga menggantungkan kehidupan,” katanya.

Ia menilai persoalan harga tidak boleh berdiri sendiri. Tata niaga yang jelas dan konsisten juga menjadi fondasi agar penambang memiliki kepastian dalam menjalankan pekerjaan.

“Yang kami harapkan sebenarnya kepastian. Tata niaga berjalan dengan baik, kebijakan konsisten, harga juga diperhatikan, sehingga kami bisa bekerja dengan tenang,” ujarnya.

Harapan itu terdengar sederhana. Namun bagi penambang, kepastian adalah sesuatu yang sangat menentukan.

Sebab ketika tata niaga tersendat, dampaknya tidak berhenti di lokasi tambang. Penghasilan penambang ikut tertekan, dan perlahan efeknya merambat ke sektor ekonomi lain yang hidup dari perputaran uang masyarakat.

Karena itu, Egi berharap kondisi tata niaga yang mulai kembali berjalan dapat dijaga. Pemerintah dan PT Timah diharapkan terus membuka ruang perhatian dan komunikasi agar persoalan tidak kembali berkembang menjadi gejolak.

Ia ingin Belitung Timur kembali memiliki iklim usaha pertambangan yang lebih tertata, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat bergerak tanpa dibayangi ketidakpastian.

“Harapan kami sederhana, kami bisa bekerja dengan tenang, tata niaga tetap berjalan dengan baik, dan kesejahteraan penambang juga benar-benar diperhatikan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *