Siapkan Pengetahuan Riset dan Inovasi Daerah, Pansus Raperda BRIDA, DPRD Babel Berkunjung Ke BRIN (P/E: Yos. Asw)
JAKARTA, LIPUTANSATU.COM,— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lewat Pansus Raperda Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Sebanyak 15 Anggota Pansus Raperda BRIDA Babel yang diketuai Pahlivi, SE, disambut baik oleh pihak BRIN, Dr. Mohamad Amin selaku Direktur Kebijakan Riset dan Inovasi Daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Kami senang dan menyambut hangat pertemuan ini semoga bermanfaat untuk kemudahan penyusunan Raperda BRIDA Babel, ” Imbuhnya.
Pihak BRIN dalam keterangannya menyarankan supaya proses Riset dan Inovasi Daerah itu betul-betul lahir dari kebutuhan daerah yang berbasis isu strategis dan persoalan penting yang bersentuhan langsung dengan rakyat seperti isu banjir, isu lingkungan, isu sampah, isu wisata, isu tambang dan lain-lain.
Setelah terinventarisir menurutnya persoalan mendasar barulah diteliti dan dikaji serta dikembangkan dalam proses Riset dan Inovasi.
Pada kesempatan ini pihak BRIN juga menegaskan untuk mempermudah proses Riset dan Inovasi, perlu dibuat kelompok persoalan kedalam bentuk cluster seperti cluster ekonomi biru yang penekanan risetnya lebih kepada pembanguan ekonomi sumber daya laut yang berkelanjutan dan berimbang, juga cluster ekonomi hijau yang banyak bicara tentang kesejahteraan dan kesetaraan sosial dengan meminimalisir risiko lingkungan yang berdampak pada pengrusakan dan bencana, inovasi yang hendak dicapai adalah inovasi yang berkelanjutan seperti energi terbarukan, pertanian organik, penanganan bencana, penghijauan hutan, pemanfaatan mineral logam tanah jarang, silika dan lain-lain.
Imam Wahyudi, Angota Pansus Raperda BRIDA Babel kepada awak media mengatakan output dari pekerjaan Riset dan Inovasi Daerah adalah memiliki dampak pada pembangunan daerah jangka pendek dan jangka panjang serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi.






