Prinsip itu menuntut kader untuk hadir ketika warga menghadapi kesulitan, bekerja bersama mereka, serta menjadikan persoalan rakyat sebagai perhatian utama.
“Intinya, kader harus turun dan mau susah payah bersama rakyat,” tegas Imam.
Ia juga menyebut pesan serupa kerap disampaikan Rudianto Tjen atau Pak Bos Rudi. Kepedulian terhadap masyarakat tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus dipelihara melalui program yang berkesinambungan.
Karena itu, agenda sosial berikutnya telah disiapkan. PDI Perjuangan Babel bersama Yayasan Rudi Center merencanakan penyaluran bantuan beras sebanyak lima ton di setiap DPC yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Bangka Belitung.
Total bantuan yang direncanakan mencapai 35 ton beras. Sasaran utamanya adalah masyarakat kurang mampu yang berada dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
“Bantuan beras tiga puluh lima ton ini akan diberikan kepada warga tidak mampu dengan Desil 1 sampai dengan 4,” kata Imam.
Tak berhenti pada bantuan pangan, operasi katarak gratis juga disiapkan sebagai salah satu agenda penting yang direncanakan menjadi puncak kegiatan sosial dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan luasnya persoalan yang hendak dijangkau, mulai dari kebutuhan dasar, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Namun, keberhasilan gerakan sosial pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh besarnya bantuan yang disalurkan. Ketepatan penerima, kesinambungan program, dan manfaat yang benar-benar dirasakan warga menjadi ukuran penting dari sebuah kepedulian.
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan ancaman kekeringan, masyarakat membutuhkan program yang tidak sekadar datang membawa bantuan, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan kehidupan mereka.
Catatan redaksi: Kedua versi mempertahankan substansi dan kutipan narasumber. Sebelum diterbitkan, sebaiknya pastikan kembali jadwal operasi katarak gratis serta rincian penyaluran 35 ton beras, karena keduanya masih disebut sebagai agenda yang direncanakan.













