BeritaLokalNasional

Membatik Ecoprint Dibuat Pelatihan dari PT. Timah, Peserta Antusias Mengikuti

26
×

Membatik Ecoprint Dibuat Pelatihan dari PT. Timah, Peserta Antusias Mengikuti

Sebarkan artikel ini

Membatik Ecoprint Dibuat Pelatihan dari PT. Timah, Peserta Antusias Mengikuti (E: Yos. Asw)

KARIMUN, LIPUTANSATU.COM– Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat, PT TIMAH Tbk menggelar Pelatihan Membatik Ecoprint bagi masyarakat di Kabupaten Karimun. Rabu (26/11).

Pelatihan yang bertajuk ‘Pelatihan Membatik Ecoprint Sebagai Sarana Pelestarian Kebudayaan’ berlangsung di Wisma Kundur PT TIMAH Tbk, Kabupaten Karimun pada 18-21 November 2025 yang diikuti sebanyak 20 peserta dari berbagai wilayah di Pulau Kundur.

Menghadirkan narasumber Bella Kartika Aprilia yang merupakan owner Batik Sepiak ini disambut antusias oleh para peserta. Bella mengenalkan konsep ecoprint, teknik pewarnaan alami, proses pemindahan motif tanaman ke kain. Dengan metode praktik langsung, peserta dapat menghasilkan karya batik ecoprint mereka sendiri.

Pelatihan membatik ecoprint ini menjadi bagian dari komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung keberlanjutan budaya Indonesia, khususnya batik sebagai warisan budaya yang telah diakui dunia.

Melalui teknik ecoprint, peserta diajak memanfaatkan dedaunan, bunga, dan tumbuhan sekitar untuk menghasilkan motif-motif alami yang unik tanpa bahan kimia berbahaya serta menghadirkan motif dengan motif khas daerah.

Salah satu peserta Mira Azura mengatakan, dirinya sangat antusias dan bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Dirinya mendapatkan banyak ilmu baru terutama tentang ecoprint.

“Ini sangat seru sekali, karena ini ilmu yang sangat mahal yang saya dapatkan karena belum pernah sama sekali. Dari hari pertama kita diajarkan pembuatan mal, pencatingan, pencetakan, pencelupan hingga pewarnaan alami menggunakan daun-daun yang ada di kebun. Ada batik tulis, celup dan ecoprint,” katanya.

Menurutnya, pelatihan ini sangat menarik bagi dirinya karena ada banyak hal yang baru. Dirinya berharap pelatihan ini bisa terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *