Komisi VI DPR RI Tinjau Tambang TIMAH (E: Yos.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM,— Revitalisasi pertambangan timah tak hanya dibahas di ruang rapat, tetapi diuji langsung di lapangan. Itulah yang dilakukan Komisi VI DPR RI saat mengunjungi PT TIMAH Tbk dalam rangka pembahasan operasional dan program revitalisasi tambang di Pangkalpinang, Kamis (12/2/2026).
Dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid, kunjungan tersebut disambut jajaran direksi PT TIMAH Tbk. Agenda dimulai dengan peninjauan tambang darat di Tanjung Gunung dan Bangka Tengah, dilanjutkan diskusi mendalam serta kunjungan ke kantor pusat perusahaan.
Nurdin Halid menegaskan, kunjungan spesifik ini merupakan lanjutan dari RDP yang sebelumnya telah dilakukan bersama PT TIMAH Tbk.
“Kami ingin memastikan langsung progres revitalisasi PT TIMAH Tbk. Ini bukan sekadar urusan teknis, tapi tanggung jawab dalam mengelola kekayaan alam secara profesional, dan kami melihat perkembangannya sangat positif,” ujarnya.
Ia menyebutkan, peningkatan penguasaan IUP PT TIMAH Tbk dari sekitar 20 persen menjadi 50 persen merupakan capaian signifikan yang patut diapresiasi.
“Rekomendasi yang kami sampaikan dijalankan dengan sangat baik. Karena itu, kami memberikan apresiasi yang tinggi,” kata Nurdin Halid.
Dalam rekomendasinya, Komisi VI DPR RI mendorong agar PT TIMAH Tbk lebih banyak melakukan penambangan sendiri dengan melibatkan masyarakat sekitar. Penambang ilegal pun diusulkan untuk diarahkan ke jalur legal melalui pembentukan koperasi.






