Bangka BelitungBeritaNasionalPemerintahanPolitik

Kelangkaan BBM, Oknum Penimbunan, Kapasitas Kurang, Komisi III DPRD Babel Kejar Solusi, Turun Tangan Datangi BPH Migas

34
×

Kelangkaan BBM, Oknum Penimbunan, Kapasitas Kurang, Komisi III DPRD Babel Kejar Solusi, Turun Tangan Datangi BPH Migas

Sebarkan artikel ini

Kelangkaan BBM, Oknum Penimbunan, Kapasitas Kurang, Komisi III DPRD Babel Kejar Solusi, Turun Tangan Datangi BPH Migas (P/E: Yos. Asw)

JAKARTA, LIPUTANSATU.COM, —- Mengatasi prihal kelangkaan BBM Jenis Pertalite dan Solar, Komisi III DPRD Babel bertolak ke BPH Migas yang beralamat di Mampang Prapatan Kota Jaksel, DKI Jakarta, pada Kamis (20/11/2025).

Rombongan yang beranggotakan Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota Komisi III, sedia pukul 10.00 wib, diterima hangat oleh perwakilan BPH Migas, Bapak Muh. Taslim A’yum, ST, MT selaku Koordinator Pengawasan Pendistribusian BBM.

Pada kesempatan tersebut pihak komisi III DPRD Babel menyampaikan persoalan kegentingan kelangkaan BBM akhir-akhir ini di wilayah Babel, dimana antrian panjang ber kilometer menjadi pemandangan setiap harinya, lebih dari itu beragam media seperti media online, cetak dan media sosial selalu update memberitakan, dan nyatanya sampai viral dijagad maya.

Dikabarkan juga di tingkat pengecer juga jarang ditemukan, nova, seorang pegawai di MBG lewat percakapan HP mengatakan susah mencari toko yang jual bensin eceran, kalaupun ada harganya pasti selangit.

“Iya pak, kemaren itu, susah kita mau kerja karena gak ada toko yang jual eceran pertalite, akhirnya terpaksa kami rela antri panjang yang juga belum tentu dapat, kalaupun dapat sudah pasti mahal, belum lagi pak, biasanya jatah BBM yang keluar harian dibatasi, ” Sebutnya dengan nada lelah dan panik.

Benar pantauan media dilapangan diketahui harga eceran BBM berjenis pertalite sebelumnya 12.000/liter kini tembus di harga 20.000/liter.

Sementara untuk BBM berjenis solar diketahui untuk mendapatkannya juga perlu kerja keras dan antri berkilo-kilometer bahkan ada mulai dari pukul 2 dinihari sudah antri, pihak sopir juga rela menghabiskan waktunya disana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *