Dari sisi siswa, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk perhatian yang memberi kesan tersendiri.
Juli Alpiano, siswa kelas X, mengaku senang dapat menikmati momen santai bersama teman-temannya.
“Setiap hari kami berfokus menjaga konsistensi belajar untuk mencapai target. Momen refreshing seperti ini sangat membantu melepas rasa lelah. Terima kasih kepada jajaran Direksi dan Manajemen PT TIMAH yang selalu mendukung kami,” ungkap Juli.
Bagi siswa penerima beasiswa, dukungan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan mereka untuk meraih prestasi tidak harus dijalani sendirian.
Inaya Alyaro Putri, siswi kelas X, mengatakan perhatian PT TIMAH justru menambah motivasi untuk mempertahankan capaian akademik.
“Sebagai penerima beasiswa, kami memiliki tanggung jawab untuk terus mempertahankan nilai dan meraih prestasi. Kegiatan seperti ini membuat kami semakin bersemangat dan siap untuk berjuang lagi,” tuturnya.
Program Kelas Beasiswa PT TIMAH di SMAN 1 Pemali sendiri telah berlangsung sejak tahun 2000. Program tersebut memberikan kesempatan kepada pelajar untuk memperoleh dukungan pendidikan sekaligus pembinaan dalam mengembangkan potensi.
Selama mengikuti program, siswa tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi akademik. Karakter, kemandirian, kebersamaan dan kemampuan menghadapi tantangan juga menjadi bagian dari proses pembentukan mereka.
Nobar dan ramah tamah mungkin hanya berlangsung dalam satu hari. Namun bagi para siswa yang setiap hari bergulat dengan jadwal belajar yang padat, momen tersebut menjadi jeda yang berarti.
Sebab, di balik siswa berprestasi, ada manusia yang juga membutuhkan ruang untuk tertawa, berkumpul dan mengisi kembali energi.
Setelah jeda itu, perjuangan kembali dilanjutkan. Buku kembali dibuka, target kembali dikejar, dan mimpi kembali diperjuangkan.












