Bangka BelitungBeritaPangkalpinangPemerintahan

Festival Napak Sire 2026 Dibuka Meriah, Hidayat Arsani Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Melayu

15
×

Festival Napak Sire 2026 Dibuka Meriah, Hidayat Arsani Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Melayu

Sebarkan artikel ini

Festival Napak Sire 2026 Dibuka Meriah, Hidayat Arsani Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Melayu (E: Yosua.Asw)

BELITUNG, LIPUTANSATU.COM— Riuh tepuk tangan dan gemulai Tarian Sekapur Sirih menyambut kedatangan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, di Pantai Tanjung Pendam, Jumat (22/5/2026). Sebanyak 116 penari dari sanggar seni dan sekolah di Kabupaten Belitung tampil memukau dalam pembukaan Festival Budaya Napak Sire Belitung 2026.

Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi dengan 1.000 Lembar Sirih”, festival budaya tahunan itu bukan hanya menjadi ajang perayaan tradisi Melayu, tetapi juga panggung besar untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang mulai tergerus perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa tradisi menyirih memiliki makna mendalam dalam kehidupan masyarakat Melayu.

“Tradisi menyirih merupakan salah satu warisan budaya yang telah turun-temurun hidup di tengah masyarakat Melayu. Menyirih tidak hanya menjadi bagian dari adat istiadat, melainkan juga mengandung makna silaturahmi, penghormatan, dan kebersamaan,” katanya.

Menurut Hidayat, budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi identitas yang harus terus dijaga agar tidak hilang di tengah derasnya modernisasi.

Melalui simbol 1.000 lembar sirih, ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengenali dan membanggakan budaya sendiri sebagai bagian dari jati diri daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *