Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPemerintahan

Dari Nganggung ke Pelayanan Prima, Dessy Ayutrisna Ingatkan ASN Gabek Jangan Terjebak Zona Nyaman

×

Dari Nganggung ke Pelayanan Prima, Dessy Ayutrisna Ingatkan ASN Gabek Jangan Terjebak Zona Nyaman

Sebarkan artikel ini

Selain mendorong peningkatan kinerja, Dessy menyoroti pentingnya keadilan dalam penyaluran bantuan pemerintah. Ia meminta aparatur memastikan setiap bantuan diterima masyarakat sesuai kriteria dan tingkat kebutuhannya.

“Mohon dibantu apabila ada bantuan dari pemerintah agar tepat sasaran. Jangan sampai seseorang mendapatkan bantuan hanya karena kenal, teman, atau alasan lainnya,” ujarnya.

Pesan ini menegaskan bahwa aparatur memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat. Bantuan sosial harus disalurkan berdasarkan ketentuan yang berlaku, bukan kedekatan personal ataupun kepentingan tertentu.

Nuansa reflektif kegiatan semakin terasa saat Ustaz Kurnia menyampaikan tausiah. Ia mengajak seluruh peserta menempatkan tugas pelayanan sebagai bentuk pengabdian yang dilandasi niat tulus untuk memperoleh rida Allah SWT.

“Di saat kita bekerja dengan tujuan mengharapkan rida Allah, insyaallah akan ada jalan-jalan kemudahan dari-Nya,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesamaan persepsi dan hubungan sosial yang baik dalam menjalankan tugas maupun kehidupan bermasyarakat.

“Pertama, mari samakan dan satukan persepsi. Bukan validasi dari manusia yang kita cari, tetapi rida Allah SWT. Kedua, jadikan ibadah sebagai landasan untuk menjalin silaturahmi sebanyak-banyaknya dan sesering mungkin. Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” pesannya.

Menurutnya, sikap menghormati dan menghargai orang lain merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis. Kebaikan yang diberikan dengan tulus akan meninggalkan kenangan yang panjang.

“Selama kita bisa memperlakukan, menghormati, dan menghargai orang lain dengan baik, kebaikan itu akan dikenang selama-lamanya,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin Ustaz Kurnia, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama melalui tradisi nasi dulang yang telah disiapkan panitia.

Peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang di Kecamatan Gabek pun membawa pesan yang lebih luas dari sekadar pelestarian tradisi. Silaturahmi harus memperkuat koordinasi, kebersamaan harus melahirkan kepedulian, dan komitmen pelayanan mesti dibuktikan melalui kerja nyata.

Sebab, ukuran keberhasilan pemerintah bukan semata-mata seberapa sering aparatur berkumpul, melainkan seberapa cepat persoalan warga ditangani, seberapa adil bantuan disalurkan, dan seberapa baik masyarakat merasakan kehadiran pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *