Sekolah tersebut saat ini melayani 68 peserta didik, terdiri atas 50 anak TK dan 18 anak PAUD. Dengan adanya fasilitas baru, anak-anak diharapkan dapat belajar dan bermain dalam lingkungan yang lebih aman, nyaman, serta menyenangkan.
Ciciyanti menjelaskan, sarana bermain memiliki peran penting dalam melatih kemampuan motorik anak. Sayangnya, keterbatasan anggaran membuat sekolah tidak mudah mengganti fasilitas yang rusak secara mandiri.
Bantuan tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung kebutuhan dasar pendidikan anak usia dini, terutama agar kegiatan belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga memberi ruang bagi anak untuk berkembang melalui aktivitas bermain.
Dukungan terhadap pendidikan sejak usia dini hingga perguruan tinggi itu merupakan bagian dari pendekatan PT TIMAH dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah operasionalnya.
Perusahaan menjalankan beragam program, mulai dari beasiswa, bantuan sarana dan prasarana sekolah, pembangunan infrastruktur pendidikan, hingga peningkatan kapasitas guru melalui program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) dan literasi guru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Provinsi Kepulauan Riau.
PT TIMAH juga memiliki program Pemali Boarding School yang telah berjalan sejak 2000. Program ini membuka kesempatan bagi pelajar berprestasi dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi untuk mendapatkan pendidikan berkualitas melalui beasiswa dan pembinaan berkelanjutan.
Selain mengejar prestasi akademik, para siswa mendapatkan pembinaan karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan pengembangan potensi diri. Pembinaan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan sekaligus menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
Bagi PT TIMAH, membangun pendidikan berarti memperhatikan keseluruhan ekosistem pembelajaran. Kesempatan bersekolah perlu diimbangi fasilitas yang layak, guru yang memiliki kapasitas memadai, serta lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik.
Karena itu, bantuan pendidikan perusahaan menjangkau berbagai jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, termasuk sekolah keagamaan.
Di kawasan lingkar tambang, upaya tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik. Dengan dukungan yang berkelanjutan, generasi muda memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan potensi, meraih cita-cita, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Dari membantu Gladis mempertahankan mimpinya meraih gelar sarjana hingga menyediakan sarana bermain yang aman bagi anak-anak PAUD, dukungan pendidikan PT TIMAH menyentuh kebutuhan masyarakat dalam bentuk yang berbeda, tetapi dengan tujuan yang sama: membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.













