BeritaORGANISASIPangkalpinang

Dari Aspirasi Kader Menjadi Bantuan, AMPG Peduli Warga Lumpuh di Kace Timur

×

Dari Aspirasi Kader Menjadi Bantuan, AMPG Peduli Warga Lumpuh di Kace Timur

Sebarkan artikel ini

Dari Aspirasi Kader Menjadi Bantuan, AMPG Peduli Warga Lumpuh di Kace Timur (E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU .COM, — Aspirasi yang datang dari bawah tidak berhenti menjadi laporan. Di Desa Kace Timur, sebuah kebutuhan warga diteruskan kader AMPG hingga berujung pada bantuan tempat tidur bagi seorang pasien yang mengalami kelumpuhan.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Al Idrus bersama jajaran AMPG Bangka Belitung menyerahkan bantuan tersebut kepada Divo di kediamannya, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Hadir mendampingi Ketua PD AMPG Babel Putra Dwi Jasa Altolika, Sekretaris Feri Sardani dan Bendahara Reyno Kasyusa.

Bantuan tersebut direalisasikan setelah kader AMPG Babel, Dido Citro, menyampaikan aspirasi mengenai kondisi Divo dan kebutuhan keluarganya.

Bagi AMPG, aspirasi seperti itu menjadi bagian dari fungsi kader di tengah masyarakat. Kader tidak hanya menjalankan aktivitas organisasi, tetapi juga menyerap berbagai persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar.

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengatakan kepedulian tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat.

“Kami di PP AMPG tentu sangat mengapresiasi kepedulian dan aspirasi yang disampaikan kader AMPG Babel. Bantuan ini merupakan bentuk nyata bagaimana organisasi dapat hadir membantu masyarakat yang sedang membutuhkan,” kata Said.

Ia berharap tempat tidur yang diberikan dapat membantu memberikan kenyamanan bagi Divo sekaligus meringankan beban keluarga yang tengah melakukan perawatan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan keluarga yang sedang merawat anggota keluarganya,” ujarnya.

Said menilai, keberadaan kader di tengah masyarakat menjadi mata dan telinga organisasi. Karena itu, komunikasi dari tingkat bawah hingga pusat perlu terus dibangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *