Iqbal menegaskan, kebutuhan darah di Bangka Belitung cukup tinggi. Kondisi itu membuat dukungan perusahaan dan kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor memiliki peran penting.
Sebab, stok darah tidak dapat muncul begitu saja. Ia hanya tersedia ketika ada orang yang bersedia berbagi.
Hal serupa disampaikan Ketua PMI Bangka Selatan, Debby Vita Dewi. Ia menyebut kebutuhan darah di Kabupaten Bangka Selatan masih tinggi sehingga kegiatan yang dilakukan PT TIMAH bersama PMI dinilai sangat tepat sasaran.
“Selaku Ketua PMI Bangka Selatan, saya mengetahui bahwa kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Bangka Selatan sangat tinggi. Maka sudah tepat sekali PT TIMAH melaksanakan kegiatan ini,” kata Debby yang juga Wakil Bupati Bangka Selatan.
Debby berharap semangat tersebut terus dijaga dan diperluas. Semakin banyak orang tergerak menjadi pendonor, semakin besar pula peluang masyarakat yang membutuhkan mendapatkan pertolongan.
Komitmen PT TIMAH pun tidak berhenti pada peringatan ulang tahun perusahaan. Donor darah rutin terus dilakukan bersama PMI, disertai dukungan terhadap edukasi agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya menjadi pendonor.
Karena kemanusiaan tidak selalu membutuhkan langkah besar.
Kadang, hanya dibutuhkan keberanian menyingsingkan lengan, menyumbangkan darah, lalu membiarkan setetes kehidupan itu mengalir kepada seseorang yang bahkan tak pernah kita kenal.













