Deskripsi Gambar

BelitungBeritaPertambangan

Bukan Sekadar Membangun Ruang Kelas, PT TIMAH Ikut Menjaga Masa Depan Santri Belitung

×

Bukan Sekadar Membangun Ruang Kelas, PT TIMAH Ikut Menjaga Masa Depan Santri Belitung

Sebarkan artikel ini

Pesantren tersebut juga tidak hanya mengandalkan pendidikan formal. Setiap sore, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) menjadi ruang bagi anak-anak sekitar untuk belajar membaca dan memahami Al-Qur’an.

Menurut Nur Khotim, pembangunan sarana pendidikan menjadi langkah penting agar pesantren dapat mengintegrasikan pendidikan formal dengan program tahfiz secara lebih optimal.

“Alhamdulillah sekarang gedung sudah ada. Tinggal bagaimana kami melengkapi dan mengembangkan ruang kelasnya agar kegiatan pendidikan bisa semakin baik,” katanya.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas dukungan PT TIMAH. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan memiliki arti penting ketika diarahkan untuk memperkuat akses pendidikan masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depannya PT TIMAH bisa semakin bersinergi dalam mendukung pendidikan dan jumlah santri juga semakin bertambah,” ujarnya.

Bagi pengelola pesantren, pembangunan ini memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar menambah ruangan.

Mereka ingin anak-anak Belitung memiliki pilihan untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an di daerah sendiri, tanpa harus pergi jauh demi mendapatkan pendidikan tahfiz.

“Tujuan kami mendirikan pesantren tahfiz ini supaya ada penerus-penerus penghafal Al-Qur’an. Anak-anak di sekitar sini juga punya tempat untuk belajar tahfiz Al-Qur’an tanpa harus keluar daerah,” tuturnya.

Di tempat seperti inilah masa depan sering kali dimulai dalam diam. Satu ruang kelas mungkin terlihat sederhana, tetapi dari sanalah puluhan anak bisa tumbuh membawa ilmu, karakter, dan hafalan Al-Qur’an untuk masa depan Belitung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *