Deskripsi Gambar

BangkaBangka BelitungBeritaPemerintahan

Dari Jodoh hingga Luka Kehidupan, Noni Hidayat Arsani Apresiasi Kajian Ustaz Hanan Attaki di Babel

×

Dari Jodoh hingga Luka Kehidupan, Noni Hidayat Arsani Apresiasi Kajian Ustaz Hanan Attaki di Babel

Sebarkan artikel ini

Dari Jodoh hingga Luka Kehidupan, Noni Hidayat Arsani Apresiasi Kajian Ustaz Hanan Attaki di Babel (E: Yosua.Asw)

BANGKA, LIPUTANSATU.COM, – Tidak semua takdir berjalan sesuai keinginan manusia. Ada kebahagiaan yang datang membawa senyuman, tetapi ada pula kehilangan yang meninggalkan luka dan air mata. Namun, di balik setiap perjalanan itu, manusia diajak untuk tetap percaya dan menerima ketetapan Allah SWT.

Pesan mendalam tersebut mengemuka dalam kajian keislaman bersama Ustaz Hanan Attaki bertajuk “Rahasia Takdir (Jodoh, Rezeki dan Luka)” yang digelar di Ballroom Gedung De Universitaria, Universitas Bangka Belitung (UBB), Desa Balun Ijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Minggu (1/11/2026) siang.

Kegiatan yang diinisiasi Elmassa Tour ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Lebih dari 1.700 peserta hadir pada sesi pertama untuk mengikuti tausiyah yang mengupas persoalan takdir, keimanan, serta bagaimana manusia menyikapi berbagai kenyataan hidup.

Di antara ribuan jamaah yang hadir, tampak Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani.

Kehadiran Noni tidak sekadar mengikuti kajian, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang dinilai mampu memberikan penguatan spiritual bagi masyarakat, terutama generasi muda.

Sebelum kajian dimulai, Noni menyempatkan diri menemui Ustaz Hanan Attaki di ruang transit. Dalam suasana penuh keakraban, ia menyampaikan selamat datang kepada pendakwah tersebut sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata dan kuliner khas Bangka Belitung.

Noni juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Pulau Bangka. Menurutnya, masyarakat di Pulau Belitung juga perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti kajian keislaman dengan menghadirkan para pendakwah nasional.

“Saya sangat tertarik dengan kegiatan seperti ini. Kajian seperti ini harus terus dilaksanakan, bukan hanya di Bangka saja, tetapi juga di Belitung. Semoga semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang mendapatkan ilmu dan semakin meningkat keimanan serta ketakwaannya,” ungkap Noni.

Harapan tersebut sejalan dengan pentingnya menghadirkan ruang pembelajaran keagamaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Kajian tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan, tetapi juga tempat membangun ketenangan batin dan memperkuat nilai-nilai keimanan.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Hanan Attaki mengajak jamaah melihat takdir dari sudut pandang yang lebih luas. Ia mengingatkan bahwa menerima ketetapan Allah bukan hanya mudah dilakukan ketika seseorang memperoleh kebahagiaan, tetapi membutuhkan kekuatan iman ketika berhadapan dengan kenyataan pahit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *