Dari Atap Runtuh hingga Rumah Kembali Nyaman, PT TIMAH Hadirkan Harapan bagi Warga (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU .COM, — Atap yang runtuh, bagian rumah yang rusak, hingga air hujan yang masuk dan menggenangi ruangan menjadi gambaran kehidupan sebagian warga yang harus bertahan dengan kondisi hunian yang tidak layak.
Kondisi tersebut perlahan berubah setelah PT TIMAH (Persero) Tbk menghadirkan bantuan renovasi rumah bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah operasional perusahaan.
Sepanjang semester I 2026, sebanyak tujuh rumah masyarakat mendapat bantuan renovasi melalui program rumah layak huni PT TIMAH. Bantuan diberikan kepada warga yang kondisi rumahnya mengalami kerusakan dan memiliki keterbatasan ekonomi untuk melakukan perbaikan sendiri.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PT TIMAH menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan. Pada 2025, perusahaan telah membantu renovasi 11 unit rumah masyarakat menjadi rumah yang lebih layak untuk dihuni.
Salah satu cerita datang dari Irwan (56), warga Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. Kerusakan rumah yang cukup parah membuatnya harus meninggalkan rumah sendiri dan tinggal bersama anaknya selama hampir dua tahun.
“Hampir dua tahun rumah ini tidak bisa digunakan. Atapnya sudah runtuh, bukan sekadar bocor lagi. Sekarang kami bisa kembali tinggal di rumah sendiri. Rasanya jauh lebih nyaman dan tenang,” kata Irwan.
Sebagai nelayan, kondisi ekonomi yang tidak menentu membuat Irwan kesulitan mengumpulkan biaya untuk memperbaiki rumah. Ia pun mengajukan bantuan sekitar dua tahun sebelum akhirnya rumah tersebut mendapat perhatian dan direnovasi.













