Tak Ada Anak yang Tertinggal, PT TIMAH Hadirkan Harapan Baru bagi Anak Berkebutuhan Khusus (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU .COM, — Di balik setiap senyum anak berkebutuhan khusus tersimpan perjuangan panjang yang dijalani bersama orang tua, guru, dan para pendamping. Mereka membutuhkan lebih dari sekadar pendidikan, tetapi juga pemahaman, kesabaran, serta dukungan yang berkelanjutan agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.
Komitmen itulah yang kembali diwujudkan PT TIMAH (Persero) Tbk melalui penyelenggaraan Seminar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bertema “Dari Terapi ke Kemandirian Belajar” di Graha Timah Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Sebanyak 145 guru dan orang tua dari berbagai SLB serta sekolah inklusi di Bangka Belitung mengikuti seminar ini dengan antusias. Mereka memperoleh pembekalan langsung dari dr. Rahmadi Iwan Guntoro, Sp.P., dan konsultan Rumah Indira, Iin Indriyani, mengenai terapi, pola pengasuhan, hingga strategi membangun kemandirian anak.
Sebagai bentuk kepedulian yang lebih nyata, PT TIMAH juga memberikan bantuan terapi daring kepada 10 anak berkebutuhan khusus dari tujuh sekolah di Bangka Belitung.
Kasubbag Tata Usaha UPTD Pendidikan Inklusi Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fajar Novianti, menyebut kepedulian PT TIMAH menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat mengambil peran dalam membangun pendidikan yang inklusif.
“Anak-anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian dan metode pendidikan yang berbeda. Kehadiran PT TIMAH memberikan energi baru bagi kami untuk terus memperkuat layanan pendidikan inklusi,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus berkembang mengingat jumlah anak berkebutuhan khusus terus bertambah di berbagai daerah.












