Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPemerintahan

18 Perusahaan Tawarkan 291 Lowongan, Job Fair Pangkalpinang Jadi Pintu Harapan Pencari Kerja

×

18 Perusahaan Tawarkan 291 Lowongan, Job Fair Pangkalpinang Jadi Pintu Harapan Pencari Kerja

Sebarkan artikel ini

“Perempuan di Pangkalpinang cukup mandiri dan tangguh. Mereka siap menjadi motor penggerak roda ekonomi di kota ini,” tuturnya.

Selain tingginya partisipasi perempuan, latar belakang pendidikan peserta juga menjadi perhatian. Sebanyak 52,3 persen pencari kerja tercatat sebagai lulusan D4 dan S1, sementara peserta lainnya berasal dari lulusan SMA dan SMK.

Komposisi tersebut, menurut Wakil Wali Kota, menunjukkan bahwa Pangkalpinang memiliki sumber daya manusia terdidik yang berpotensi mengisi beragam kebutuhan dunia kerja.

“Ini menjadi sinyal kuat bahwa Kota Pangkalpinang memiliki talenta-talenta yang cerdas dan terampil,” katanya.

Dalam Job Fair 2026, sebanyak 18 perusahaan menyediakan 40 jenis jabatan dengan total 291 lowongan pekerjaan. Besarnya jumlah lowongan dibandingkan jumlah pendaftar menjadi peluang yang patut dimanfaatkan para pencari kerja, meski proses penerimaan tetap bergantung pada persyaratan dan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Wakil Wali Kota berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin, dengan jumlah perusahaan peserta yang terus bertambah. Semakin banyak perusahaan yang terlibat, semakin luas pula pilihan pekerjaan yang dapat diakses masyarakat.

“Harapannya, Job Fair lebih sering diadakan dan ke depan lebih banyak lagi perusahaan yang ikut ambil bagian. Dengan begitu, peluang anak-anak kita untuk mendapatkan pekerjaan akan semakin besar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun perekonomian daerah.

Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota memberikan pesan khusus kepada peserta yang nantinya dinyatakan lolos seleksi. Ia meminta mereka menjaga integritas, disiplin, dan etos kerja, sekaligus membawa nama baik Kota Pangkalpinang di lingkungan profesional.

“Bagi anak-anak yang namanya lolos, jaga nama baik Kota Pangkalpinang. Tunjukkan bahwa kalian bisa bekerja dengan baik, jujur, dan rajin,” tegasnya.

Job Fair 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi ruang pertemuan yang efektif antara pencari kerja dan dunia usaha. Sebab, keberhasilan menekan pengangguran tidak hanya diukur dari terselenggaranya bursa kerja, tetapi juga dari terbukanya kesempatan kerja dan semakin banyaknya masyarakat yang terserap di dunia profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *