Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPemerintahan

Tak Lagi Sekadar Open Bidding, Pangkalpinang Siapkan Peta Karier ASN Lewat Manajemen Talenta

×

Tak Lagi Sekadar Open Bidding, Pangkalpinang Siapkan Peta Karier ASN Lewat Manajemen Talenta

Sebarkan artikel ini

Pemkot Pangkalpinang saat ini memiliki sekitar 6.900 pegawai, dengan hampir 3.000 di antaranya berstatus PNS. Proses pemetaan pun mulai berjalan.

Sebanyak 470 pegawai dijadwalkan mengikuti profiling pada 13-15 Oktober 2026 di UPT BKN Pangkalpinang. Hasilnya akan diunggah ke MyASN agar setiap pegawai dapat mengetahui posisi dalam sistem pemetaan manajemen talenta.

BKPSDMD juga menyiapkan sosialisasi kepada seluruh ASN, termasuk melalui webinar. Langkah tersebut dinilai penting agar perubahan sistem tidak hanya dipahami oleh pengelola kepegawaian, tetapi juga oleh seluruh pegawai.

“Kita harapkan implementasi dari manajemen talenta itu seluruh pegawai di Kota Pangkalpinang harus tahu apa itu manajemen talenta,” ungkap Suprayitno.

Ia mengingatkan ASN untuk terus menjaga kinerja, disiplin dan meningkatkan kompetensi. Terlebih, Pemkot Pangkalpinang saat ini juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh OPD.

Di tengah perubahan sistem tersebut, perhatian juga diarahkan kepada 2.765 PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. BKPSDMD saat ini melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja mereka melalui masing-masing OPD.

Suprayitno berharap para PPPK Paruh Waktu tetap menunjukkan kinerja terbaik sembari pemerintah memperjuangkan peningkatan status kepegawaian menjadi PPPK Penuh Waktu.

“Sesuai data yang ada di kita sebanyak 2765, saat ini kita sudah melakukan monev kepada seluruh OPD dan laporan yang ada. Mudah-mudahan kita berdoa bersama, keinginan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dan tidak ketinggalan Kota Pangkalpinang memperjuangkan status kepegawaian kawan-kawan dari Paruh Waktu untuk menjadi Penuh Waktu dalam waktu secepatnya,” katanya.

Ia pun mengajak PPPK Paruh Waktu terus bekerja dengan baik dan ikut membangun daerah.

“Semua mohon doa dan kinerjalah dengan baik. Kita bangun Pangkalpinang ini dengan kebersamaan, kolaborasi, untuk mewujudkan visi Pangkalpinang yang telah ditetapkan oleh pimpinan kita,” ujarnya.

Pj Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Budiyanto menegaskan, manajemen talenta harus dibaca sebagai ruang bagi ASN untuk membuktikan kemampuan sekaligus mengembangkan kapasitas.

“Pada dasarnya inilah ruang buat ASN Pemkot yang punya kemampuan. Jadi ASN itu harus upgrade kompetensinya. Yang punya kemampuan itulah nanti ke depannya yang dapat dipilih untuk menduduki suatu jabatan,” katanya.

Bagi Pemkot Pangkalpinang, manajemen talenta menjadi bagian dari upaya membangun pengelolaan karier ASN yang lebih terukur. Pengembangan pegawai diarahkan untuk bertumpu pada data, kompetensi, kinerja, potensi dan rekam jejak yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *