Selain memastikan pasokan kembali normal, DPRD Babel juga menyoroti pentingnya kepastian hukum terkait Harga Eceran Tertinggi (HET). Kebijakan tersebut, menurut Didit, harus dirumuskan secara adil dan objektif agar tidak memicu spekulasi harga di lapangan.
Sebagai daerah kepulauan, Bangka Belitung memiliki tantangan geografis yang khas. Gelombang tinggi dan cuaca ekstrem kerap menjadi penghambat distribusi energi dari luar daerah.
Karena itu, DPRD Babel bersama Gubernur akan mendesak pemerintah pusat untuk membangun kilang atau depo penampung LPG di wilayah Bangka Belitung. Langkah ini dinilai sebagai solusi permanen agar ketergantungan pada pasokan luar daerah dapat dikurangi.
“Dengan depo sendiri, kita punya cadangan. Kita punya kontrol. Dan yang paling penting, masyarakat tidak lagi mengalami kelangkaan berulang,” pungkasnya.













