“Kalau pembalap diberi panggung, mereka akan berprestasi. Kalau masyarakat diberi hiburan yang berkualitas, ekonomi juga ikut bergerak. Itu yang ingin kami jaga,” ujarnya.
Kasbiransyah berharap Grasstrack Milad PBB terus berkembang menjadi salah satu kalender otomotif terbesar di Indonesia.
Ketika Balapan Menjadi Berkah Bagi Banyak Orang
Ketua Pelaksana Firmansyah mengatakan keberhasilan acara merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang terlibat.
“Kesuksesan ini bukan milik panitia semata, tetapi milik seluruh masyarakat Belitung. Terima kasih kepada aparat keamanan, tenaga medis, sponsor, para pembalap, pelaku UMKM, dan semua pihak yang telah mendukung hingga acara berlangsung dengan lancar,” katanya.
Menurutnya, dampak kegiatan ini jauh melampaui arena balap.
“Kami ingin setiap event memberi manfaat nyata. Ketika penonton datang puluhan ribu orang, pedagang ikut laris, usaha kecil bergerak, penginapan penuh, dan roda ekonomi masyarakat berputar. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Firmansyah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Penjabat Ketua Umum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah, Sekretaris Jenderal Ruksamin, Bendahara Umum Ali Reza Mahendra, serta jajaran pengurus pusat Partai Bulan Bintang lainnya.
Grasstrack Milad PBB ke-28 akhirnya tidak hanya meninggalkan jejak sebagai kompetisi balap yang spektakuler, tetapi juga menjadi bukti bahwa sebuah event olahraga mampu menghadirkan prestasi, memperkuat kebersamaan, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.













