Deskripsi Gambar

BelitungBeritaPertambangan

Ketika Bayi Delapan Bulan Harus Bertahan di Jakarta, PT TIMAH Hadir Menguatkan Perjuangan Inayah

×

Ketika Bayi Delapan Bulan Harus Bertahan di Jakarta, PT TIMAH Hadir Menguatkan Perjuangan Inayah

Sebarkan artikel ini

Ketika Bayi Delapan Bulan Harus Bertahan di Jakarta, PT TIMAH Hadir Menguatkan Perjuangan Inayah (E: Yosua.Asw)

BELITUNG, LIPUTANSATU .COM, — Seharusnya delapan bulan pertama kehidupan seorang bayi dipenuhi tawa, pelukan dan hari-hari sederhana bersama keluarga.

Namun, bagi Inayah Athifa Zahra, masa itu justru diisi dengan ruang perawatan, pemeriksaan medis dan perjuangan panjang melawan gangguan kesehatan.

Bayi asal Air Rayak, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, tersebut kini berada di Jakarta untuk menjalani pengobatan intensif. Bersama kedua orang tuanya, Inayah telah beberapa bulan menjalani perawatan di RSAB Harapan Kita.

Perjalanan itu bermula ketika Inayah baru berusia dua bulan.

Saat itu, tubuh kecilnya mengalami kejang dan kaku. Kekhawatiran orang tua kemudian membawa Inayah menjalani serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kondisi tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan yang berkaitan dengan perkembangan lingkar kepala dan saraf. Penanganannya pun tidak sederhana. Inayah membutuhkan pengobatan dan terapi secara intensif.

“Awalnya umur dua bulan cuma kejang dan kaku. Setelah diperiksa, ada gangguan saraf yang penanganannya membutuhkan pengobatan,” kata Rika, ibu Inayah.

Sejak saat itu, kehidupan keluarga berubah. Jakarta menjadi tempat mereka menggantungkan harapan untuk mendapatkan penanganan terbaik bagi anak mereka.

Namun, semakin panjang masa pengobatan, semakin besar pula kebutuhan yang harus dipenuhi.

“Rencana jangka panjangnya masih harus terapi dan pengobatannya intensif dan waktunya cukup lama,” ujar Rika.

Di tengah perjuangan itu, persoalan ekonomi menjadi ujian berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *