Deskripsi Gambar

BeritaLokalNasionalPertambangan

Investasi Masa Depan Dimulai dari Rumah, PT TIMAH Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua dan Anak di Karimun

×

Investasi Masa Depan Dimulai dari Rumah, PT TIMAH Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua dan Anak di Karimun

Sebarkan artikel ini

Program TAMASYA Batch II ini sekaligus melanjutkan capaian pendampingan tahap pertama. Jika pada Batch I layanan diberikan kepada lima anak, kali ini jangkauannya meningkat menjadi delapan anak beserta orang tua masing-masing.

Peningkatan jumlah penerima manfaat tersebut menunjukkan pentingnya keberlanjutan program pendampingan keluarga, terutama dalam memberikan akses konsultasi dan edukasi pengasuhan yang melibatkan tenaga kompeten.

Sri Parwanti mengapresiasi dukungan PT TIMAH yang turut mengambil peran dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha melalui program TJSL menjadi salah satu bentuk kolaborasi strategis untuk memperluas manfaat program pemerintah.

Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga semakin banyak keluarga memperoleh kesempatan mendapatkan layanan pendampingan yang berkualitas.

“Penguatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh dan tumbuh kembang anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Keluarga yang memiliki pengetahuan pengasuhan yang baik akan menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu, bagi PT TIMAH, dukungan terhadap TAMASYA merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memberikan kontribusi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Perusahaan memandang pembangunan kualitas sumber daya manusia tidak bisa dilepaskan dari penguatan institusi keluarga. Sebab, keluarga yang memiliki pemahaman pengasuhan memadai akan lebih siap mendampingi anak melewati setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangannya.

Melalui sinergi bersama BKKBN, PT TIMAH berharap program TAMASYA dapat memberikan dampak berkelanjutan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengasuhan sejak usia dini.

Pada akhirnya, membangun generasi masa depan bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga pendidikan. Peran orang tua, dukungan lingkungan, dan kolaborasi berbagai pihak menjadi mata rantai penting dalam melahirkan generasi yang sehat, mandiri, berdaya saing, serta siap berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *