Deskripsi Gambar

Bangka BelitungBeritaPangkalpinangPemerintahan

Di Tengah Banjir Informasi, Eko Sentosa Ingin TVRI Tetap Menjadi Rumah Informasi Publik

×

Di Tengah Banjir Informasi, Eko Sentosa Ingin TVRI Tetap Menjadi Rumah Informasi Publik

Sebarkan artikel ini

Karena itu, Eko mendorong TVRI tidak berhenti pada pola komunikasi satu arah. Ruang publik harus benar-benar menjadi ruang bagi publik.

Masyarakat ingin suaranya didengar. Mereka ingin pendapatnya dapat disampaikan secara langsung dan memperoleh respons dari pemangku kebijakan.

“Masyarakat saat ini juga menginginkan pendapat mereka bisa langsung dilihat secara live dan pendapat itu bisa langsung dieksekusi oleh pemangku kebijakan. Akan tetapi, kita juga harus meminta kepada masyarakat untuk tetap menyampaikan pendapatnya dengan baik dan santun,” ujarnya.

Menurut Eko, perubahan perilaku tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi lembaga penyiaran.

Ia menyarankan TVRI melakukan riset secara berkala untuk mengetahui bagaimana masyarakat mengakses, memilih dan merespons informasi.

Sebab, ukuran keberhasilan media tidak cukup hanya dilihat dari rating. Media juga harus mampu mengetahui apakah informasi yang disampaikan benar-benar menjangkau dan dibutuhkan masyarakat.

“Karena sebelum tahun 2020-an, saya masih melihat televisi sebagai saluran informasi. Tapi di zaman sekarang, masyarakat pasti membutuhkan informasi kapan pun dan di mana pun. Bahkan sekarang informasi itu bisa diakses lewat handphone,” tuturnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga membutuhkan media yang mampu menyampaikan informasi pembangunan secara utuh.

Program pemerintah, kebijakan publik dan potensi daerah, menurut Eko, harus diketahui masyarakat melalui saluran informasi yang dapat dipercaya.

“Kami menginginkan informasi yang dimiliki pemerintah daerah bisa sampai ke masyarakat dengan baik, utuh dan akurat. TVRI adalah media yang sudah kredibel. Soal konten dan isi siaran yang disajikan, tentunya tak perlu dipertanyakan lagi, pasti bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Karena itu, Pemprov Babel berkomitmen memperkuat sinergi dengan TVRI.

“Ke depannya, kami akan terus bersinergi dengan TVRI,” tegas Eko.

Memasuki usia ke-64, TVRI diharapkan tidak hanya menjadi saksi perjalanan zaman, tetapi juga terus bergerak bersama perubahan zaman.

Teknologi boleh berubah. Platform boleh berganti. Cara masyarakat menikmati informasi boleh semakin cepat. Namun, kebutuhan terhadap informasi yang benar, edukatif dan mencerdaskan tidak akan pernah hilang.

Eko berharap TVRI mampu menjaga prinsip tersebut sembari terus berinovasi.

“Di usia ke-64 tahun ini, kami berharap TVRI semakin maju, semakin inovatif dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Tetap menjadi media yang memberikan informasi yang akurat, edukatif dan mencerdaskan masyarakat, serta terus hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat,” ujarnya.

Sebab, di tengah dunia yang semakin bising oleh informasi, masyarakat bukan hanya membutuhkan media yang paling cepat berbicara.

Masyarakat membutuhkan media yang paling layak dipercaya.

“Semoga TVRI semakin dekat dengan masyarakat dan terus menjadi mitra strategis pemerintah maupun masyarakat dalam menyampaikan informasi yang positif dan bermanfaat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *