Dengan konsep yang menggabungkan rekreasi dan suasana alam, pengelola berharap Air Duren semakin dikenal dan menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu luang.
Aren, salah seorang pekerja di lokasi, mengatakan jumlah pengunjung cukup tinggi. Akhir pekan menjadi waktu yang ramai karena banyak masyarakat datang untuk memancing sekaligus menikmati suasana perkebunan.
“Kalau hari Sabtu dan Minggu, pengunjung sangat ramai, mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. Setiap hari hampir 200 pengunjung datang, baik sekadar bersantai maupun memancing,” jelas Aren.
Untuk menunjang kenyamanan, pengelola menyediakan warung kopi dan makanan ringan dengan harga terjangkau. Fasilitas ini melengkapi pengalaman pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di kawasan tersebut.
Urusan perlengkapan memancing pun dibuat praktis. Pengunjung dapat menyewa alat pancing dengan tarif Rp10.000 per stik, sedangkan umpan tersedia seharga Rp5.000 per gelas.
“Pengunjung yang punya alat pancing sendiri boleh membawanya dari rumah. Namun, umpannya harus menggunakan umpan yang kami sediakan,” terang Aren.
Bukan hanya suasana dan fasilitas yang menjadi perhatian. Aren menyebut ikan air tawar di kolam tersebut memiliki keunikan tersendiri karena menurutnya tidak berbau lumpur saat dimasak.
“Keunikan di sini, ikan air tawarnya tidak berbau lumpur kalau dimasak,” katanya.
Bagi Atta, pengalaman mendapatkan ikan nila dalam jumlah cukup banyak menjadi alasan kuat untuk datang kembali. Ia mengaku menikmati sensasi ikan yang agresif menyambar umpan, terlebih dengan racikan umpan yang disediakan Aren.
“Kami senang mancing di sini. Ikannya ganas, racikan umpan Pak Aren luar biasa, top markotop,” ungkap Atta.
Tanpa ragu, ia menyampaikan keinginannya untuk kembali merasakan keseruan yang sama.
“Kami masih mau lagi ke sini,” tuturnya.
Kehadiran Kolam Pemancingan Air Duren menambah pilihan rekreasi masyarakat di wilayah Mendo Barat. Dengan lahan luas, fasilitas yang beragam, serta suasana perkebunan yang menenangkan, tempat ini berpotensi menjadi ruang berkumpul yang diminati berbagai kalangan.
Bagi sebagian orang, memancing memang soal kesabaran menunggu ikan menyambar kail. Namun, di Air Duren, pengalaman itu dilengkapi suasana alam, obrolan santai, dan kebersamaan yang membuat pengunjung punya alasan untuk kembali.













