Deskripsi Gambar

Bangka BelitungBeritaPangkalpinangPertambangan

Aklamasi Riki Febriansyah Pimpin IKT, Pesan Tegas Menggema: Karyawan Sejahtera, PT TIMAH Harus Berjaya

×

Aklamasi Riki Febriansyah Pimpin IKT, Pesan Tegas Menggema: Karyawan Sejahtera, PT TIMAH Harus Berjaya

Sebarkan artikel ini

Aklamasi Riki Febriansyah Pimpin IKT, Pesan Tegas Menggema: Karyawan Sejahtera, PT TIMAH Harus Berjaya (E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, – Kepemimpinan organisasi karyawan bukan sekadar soal jabatan, tetapi tentang kemampuan menyatukan aspirasi, menjaga persaudaraan, dan membangun kekuatan bersama dalam menghadapi tantangan perusahaan.

Pesan itu menjadi salah satu penekanan dalam Musyawarah Karyawan Ikatan Karyawan TIMAH (MUSKAR IKT) Tahun 2026. Melalui forum yang berlangsung di Hotel Aston, Jumat hingga Minggu (30 Oktober–1 November 2026), Riki Febriansyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Karyawan TIMAH (IKT) periode 2026–2029.

Terpilihnya kembali Riki memperlihatkan kepercayaan anggota untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi selama tiga tahun ke depan. Tantangannya tidak ringan: menjaga marwah IKT, memperkuat perjuangan kesejahteraan karyawan, sekaligus memastikan organisasi tetap berkontribusi terhadap keberlangsungan PT TIMAH (Persero) Tbk.

MUSKAR tahun ini mengangkat tema “Tegakkan Marwah IKT, Bersama Kita Tumbuh untuk Kesejahteraan Karyawan dan Keberlangsungan PT TIMAH (Persero) Tbk Menggapai Kejayaan”.

Tema tersebut menegaskan bahwa perjuangan organisasi karyawan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kesejahteraan pekerja dan kesehatan perusahaan harus ditempatkan sebagai dua kepentingan yang saling menopang.

Forum ini juga menjadi momentum mengevaluasi perjalanan organisasi dan merumuskan langkah strategis IKT untuk periode kepengurusan mendatang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, Harry Budi Sidarta, Kepala Seksi Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edward, serta jajaran pengurus IKT wilayah dan peserta MUSKAR.

Dalam arahannya, Harry Budi Sidarta mengingatkan bahwa industri pertimahan sedang berada dalam situasi penuh tantangan. Perubahan regulasi, persoalan tata kelola pertambangan, dinamika pertambangan rakyat hingga tuntutan transformasi perusahaan membutuhkan kesiapan seluruh elemen perusahaan.

Menurutnya, periode 2026–2027 menjadi momentum penting bagi PT TIMAH untuk melakukan pembenahan dan penyesuaian organisasi agar mampu menjawab tantangan industri.

“Perahu PT TIMAH saat ini sedang menghadapi gelombang besar dinamika industri pertimahan. Karena itu, dibutuhkan kekompakan dan sinergi antara manajemen dengan seluruh karyawan untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan tersebut,” katanya.

Harry menegaskan bahwa keberhasilan transformasi perusahaan tidak bisa hanya dibebankan kepada jajaran Direksi. Karyawan yang memahami kondisi operasional secara langsung juga memiliki peran besar dalam memberikan masukan dan mendorong perbaikan.

Dalam konteks tersebut, IKT diharapkan tidak hanya menjadi wadah penyampaian tuntutan kesejahteraan, tetapi juga mitra strategis yang ikut memikirkan masa depan perusahaan.

“IKT harus menjadi mitra strategis manajemen. Bukan hanya menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan karyawan, tetapi juga turut memperjuangkan keberlangsungan perusahaan. Kita harus saling memahami, saling mendukung, dan kompak menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun luar perusahaan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *