Deskripsi Gambar

Belitung TimurPertambangan

Satu Ton Beras di Tengah Sembahyang Rebut, Tradisi Syukur yang Menyentuh Warga Kelapa Kampit

×

Satu Ton Beras di Tengah Sembahyang Rebut, Tradisi Syukur yang Menyentuh Warga Kelapa Kampit

Sebarkan artikel ini

Satu Ton Beras di Tengah Sembahyang Rebut, Tradisi Syukur yang Menyentuh Warga Kelapa Kampit (E: Yosua.Asw)

BELITUNG TIMUR, LIPUTANSATU.COM, — Di tengah asap dupa dan khidmat doa, satu ton beras bergerak dari tangan ke tangan. Bukan sekadar bantuan pangan, tetapi pesan bahwa rasa syukur seharusnya tidak berhenti pada ritual—ia harus sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Pesan itulah yang terasa dalam rangkaian Sembahyang Rebut di Kelenteng Hok Tek Che, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Pada 26–28 Agustus 2026, kegiatan keagamaan tersebut dipadukan dengan aksi sosial melalui pembagian bantuan pangan kepada masyarakat.

PT TIMAH (Persero) Tbk turut mengambil bagian dengan menyerahkan satu ton beras kepada Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit. Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada warga di Kecamatan Kelapa Kampit yang membutuhkan.

Pengurus Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit, Rina Chandra, mengatakan kegiatan berbagi memang telah menjadi bagian dari rangkaian Sembahyang Rebut. Bantuan dari berbagai pihak dikumpulkan sebelum kemudian dibagikan kepada masyarakat.

“Dalam rangkaian Sembahyang Rebut ini, kami juga melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan bantuan beras kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Rina.

Tak ada batas kelompok dalam penyalurannya. Bantuan menyasar mereka yang membutuhkan, mulai dari lansia, nelayan, janda hingga warga kurang mampu.

“Bantuan dari PT TIMAH dan donatur lainnya kami salurkan kepada masyarakat di Kecamatan Kelapa Kampit, terutama lansia, nelayan, janda dan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Tradisi berbagi tersebut bukan sesuatu yang baru. Sejak 2015, Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit secara rutin menggelar kegiatan sosial sebagai bagian dari kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *