Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPertambangan

PT TIMAH Tak Sekadar Beri Beasiswa, Mimpi Siswa Pemali Didorong Menembus Gerbang Perguruan Tinggi

×

PT TIMAH Tak Sekadar Beri Beasiswa, Mimpi Siswa Pemali Didorong Menembus Gerbang Perguruan Tinggi

Sebarkan artikel ini

PT TIMAH Tak Sekadar Beri Beasiswa, Mimpi Siswa Pemali Didorong Menembus Gerbang Perguruan Tinggi (E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU .COM, — Sebuah beasiswa bisa mengubah nasib seorang anak. Tetapi pendidikan yang lengkap dapat mengubah cara seorang anak melihat masa depannya.

Di titik itulah PT TIMAH (Persero) Tbk membangun program pendidikan. Bukan berhenti pada biaya sekolah, tetapi bergerak lebih jauh: membentuk karakter, mengasah kemampuan dan membuka akses agar para siswa memiliki keberanian untuk mengejar masa depan yang mereka impikan.

Melalui Pemali Boarding School, pelajar mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan di SMAN 1 Pemali, Kabupaten Bangka, sekaligus memperoleh pembinaan melalui sistem asrama.

Di sana, pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Para siswa juga mendapatkan penguatan karakter, soft skill dan berbagai kemampuan nonakademik sebagai bekal menghadapi dunia yang semakin kompetitif.

Perjalanan itu kemudian diperkuat melalui kolaborasi PT TIMAH bersama MIND ID dan Ruangguru melalui program MINDucation.

Akses pembelajaran digital memberi siswa ruang untuk belajar lebih luas. Materi yang belum dipahami dapat dipelajari kembali. Pelajaran yang tertinggal dapat dikejar. Bahkan strategi menghadapi seleksi perguruan tinggi seperti SNBP, SNBT dan jalur mandiri dapat dipersiapkan sejak dini.

Bagi Ulfia Maharani, fasilitas tersebut bukan sekadar aplikasi pembelajaran. Ia menjadi teman untuk mengejar ketertinggalan sekaligus mempersiapkan langkah menuju kampus impian.

“Dengan aplikasi ini saya bisa mempelajari kembali materi yang masih belum dipahami dan mengejar pelajaran yang tertinggal,” ujarnya.

Siswi kelas XI itu telah menentukan salah satu tujuan yang ingin diraihnya: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan program studi Psikologi.

Mimpi tersebut tentu tidak cukup hanya ditulis.

Mimpi membutuhkan strategi.

Karena itu, PT TIMAH bersama MIND ID dan Ruangguru juga menghadirkan ruang pengembangan diri melalui sesi berbagi bersama Rafael David Santoso, salah satu peserta Clash of Champions Season 2.

Di hadapan para siswa Pemali Boarding School, Rafael membawakan materi analisis SWOT dan Smart Goals. Ia mengajak siswa berhenti sekadar bertanya, “Saya ingin menjadi apa?”, tetapi mulai memikirkan pertanyaan yang lebih penting: “Apa yang harus saya lakukan untuk sampai ke sana?”

Rafael menekankan pentingnya mengenali kekuatan dan kelemahan diri, menentukan target dan menyusun langkah yang realistis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *