Waspadai TBC Kelenjar Dengan Benjolan di Leher

oleh -2 views

Liputansatu.com – Sebagian besar kasus TBC memang terjadi pada paru-paru. Tetapi infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (MTB) ini juga dapat menyerang bagian tubuh lain.

TB yang menyerang bagian tubuh lain disebut TB extrapulmonary atau TB di luar paru. TB ini dapat mengenai selaput otak, tulang, ginjal, rongga perut, kelenjar getah bening, saluran kencing, kulit, atau pleura.

TBC Kelenjar dan Benjolan di Leher

Di antara kasus TBC kelenjar, kasus terbanyak terjadi pada kelenjar getah bening di leher (scrofula). Kondisi ini umumnya menular saat seseorang menghirup udara yang terkontaminasi MTB. Dari paru-paru, kuman TB dapat berpindah ke kelenjar getah bening terdekat, termasuk kelenjar getah bening di leher.

Secara epidemiologis, kasus TB kelenjar ini masih banyak ditemukan di negara berkembang dengan angka penderita TB yang masih tinggi. Kondisi ini dapat menyerang orang dewasa, lansia, maupun anak-anak, terlebih mereka yang mengalami kelemahan sistem kekebalan tubuh.

Salah satu tanda khas dari TB kelenjar ini adalah munculnya benjolan pada bagian leher  atau kepala. Biasanya benjolan ini akan terus membesar seiring waktu dan tidak nyeri.

Untuk mengurangi risiko TBC kelenjar menjadi lebih parah, segera periksakan diri ke dokter  jika terdapat pembengkakan pada leher.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *