Pertamina Pangkas Stok Pertalite Hingga 50%, Ini Faktanya!

oleh -27 views

Liputansatu.com – PT Pertamina (Persero) dikabarkan melakukan pemangkasan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Informasi tersebut dibantah, di mana disebutkan pula distribusi dipotong hingga 50 persen.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menegaskan informasi adanya pemangkasan stok BBM jenis RON 90 itu keliru. Menurutnya, Pertamina akan memasok kebutuhan BBM di SPBU berdasarkan kebutuhan.

“Tidak ada pemotongan, Kami pasok ke SPBU sesuai kebutuhan,” ungkap Irto dikutip dari MNC Portal Indonesia, Rabu (6/4/2022).

Pertalite di SPBU memang dikabarkan langkah. Kondisi ini setelah manajemen perseroan menaikan harga BBM RON 92 atau Pertamax dari Rp9.000 menjadi Rp12.500 per liter. Kenaikan ini mengikuti harga pasar atau keekonomian global yang dipatok di angka Rp16.000 per liter.

Usai Pertamina menaikan harga Pertamax, konsumen pun berbondong-bondong beralih menggunakan Pertalite. Hal ini menyebabkan kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU.

Irto dan manajemen Pertamina sendiri belum berkomentar soal ini. Hanya saja, mengutip pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa pasokan Pertalite di dalam negeri masih dalam kondisi aman. Artinya, tidak terjadi kelangkaan.

Erick memastikan stok bahan bakar minyak Pertalite ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia pun meminta masyarakat tak perlu khawatir lantas sumber BBM dalam negeri mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kalau kita bicara kebutuhan BBM kan pemerintah sudah bilang sumbernya cukup dan tidak perlu ribut-ribut,” ungkap Erick.

Saat ini pemerintah sudah menetapkan Pertalite menjadi Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) menggantikan Premium. Erick mencatat, Pertalite merupakan bahan bakar yang ramah lingkungan, sehingga pemerintah mendorong adanya peralihan penggunaan dari Premium ke Pertalite.

Erick menyebut, dengan mengonsumsi Pertalite akan lebih meminimalisir penggunaan Premium, sehingga bisa mengurangi polusi udara.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, kuota JBKP bensin RON 90 pada tahun ini ditetapkan sebesar 23,05 juta kilo liter. Sementara, realisasi penyaluran JBKP Pertalite sampai dengan Februari 2022 sebesar 4,258 juta kilo liter atau melebihi kuota Februari secara year to date.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *