Taylor Swift Bercerita Soal Mantan Jake Gylienhal Di Film Pendek All To Well

oleh -2 views

Liputansatu.com – Taylor Swift baru saja merilis album terbarunya Red (Taylor Version), selain itu Taylor juga merilis sebuah film pendek “All To Well” yang ditulis dan disutradarai langsung olehnya.

Film pendek tersebut dirilis di kanal Youtube miliknya.

All To Well diperankan oleh aktor Dylan O’Brien dan aktris Sadie Sink

Taylor menceritakan film yang berdurasi 14 menit tersebut berdasarkan pengalaman cinta yang dialaminya ketika remaja.

Film All Too Well bisa dibilang sebagai bentuk storytelling yang lebih yang mengembangkan maksud dari versi lagunya.

Sebelumnya Taylor pernah merilis sebuah lagu yang berjudul sama All Too Well yang mengisyaratkan kisah cintanya dengan Jake Gylienhal 11 Tahun yang lalu. Kini ia membuat film pendek berdasarkan lirik lagu All To Well setelah 9 tahun lamanya.

Banyak fans Taylor Swift terkejut dengan kisah di balik lagu itu dan dipercaya kalau Swift sedang menyindir mantan pacarnya, Jake Gyllenhaal!

Pada waktu itu, usia Taylor Swift masih 19 tahun, sedangkan Jake Gyllenhaal berusia 30 tahun. Keduanya mulai dekat pada tahun 2010 dan disebut berpisah sebelum malam tahun baru.

Dalam film pendek All Too Well, Taylor seolah-olah mengajak para penonton untuk melihat lebih detail bagaimana kisah cintanya dengan Jake Gyllenhaal dulu harus berakhir.

Dalam film tersebut, Taylor Swift muda diperankan oleh aktris Sadie Sink, sedangkan pemain pria yang diasumsikan sebagai Jake Gyllenhaal diperankan oleh aktor Dylan O’Brien.

Film All Too Well menceritakan saat dirinya mulai pacaran dengan seorang pria, lalu memilih untuk hidup bersama.

Dalam film singkat itu, diperlihatkan adegan romantis, keluguan dan ketulusan seorang wanita muda yang berusaha mengerti pasangannya.

Cerita-cerita romantis yang tertuang dalam lirik lagu All Too Well diceritakan kembali lewat adegan dalam film, seperti saat keduanya berdansa di dapur setelah terjadi perselisihan dan adu mulut, yang pada akhirnya mereka berdamai kembali lalu berdansa.

Pada akhirnya mereka berdua harus berpisah, Taylor Swift muda mengisahkan pada para penonton tentang perjuangan melawan luka tanpa menghianati perasaan cintanya yang tulus.

Bahkan di masa sulit itu, Taylor Swift muda masih percaya bahwa mencintai itu bukanlah kesalahan,meski menggores luka, ketulusan cinta dan sikap menerima keadaan akan membuatnya tumbuh lebih dewasa.

Ia juga percaya jika mantannya juga pasti sulit untuk melupakan dirinya, seperti yang sampaikan lewat lirik, saat pacarnya masih memakai syal miliknya di minggu-minggu pertama mereka berpisah.

Di film All Too Well, dia muncul di adegan terakhir sebagai dirinya sendiri setelah 13 tahun lamanya, menunjukkan dirinya masih mengenang kisah itu dengan baik dan tetap menjaga ketulusan cintanya meski kondisinya saat ini sedang berada di puncak kesuksesan.

Ending film tersebut tentu saja menerima banyak reaksi dari fans yang perasaannya diajak berirama naik dan turun setelah menonton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *