Survei DTS : Elektabilitas Ganjar Pranowo Salib Prabowo dan 59,4 persen tidak setuju Jokowi menjadi presiden RI tiga periode

oleh -2 views
survei

Liputansatu.com – Dari survei DTS: Elektabilitas Ganjar Pranowo jelang perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 kian tak terbendung.

Dalam survei terbaru Development Technology Strategy (DTS) menghadirkan 21 nama kandidat capres, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah itu paling tinggi, bahkan menyalip Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang selama ini perkasa di survei.

Dari 21 nama kandidat yang disurvei DTS, Ganjar unggul dengan elektabilitas 20,4 persen. Prabowo Subianto menempel tipis dengan 20,2 persen di posisi kedua. Lalu di peringkat ketiga ada Anies Baswedan dengan 16,6 persen.

Selain ketiga nama tersebut, ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menparekraf Sandiaga Uno, hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan elektabilitas di bawah 10 persen.

Nama Ganjar juga masih memuncaki survei saat publik dihadapkan dengan simulasi tiga nama kandidat capres.

“Masuk ke skenario tiga capres. Ada Ganjar, Prabowo dan Anies. Ganjar ada yang dukungan paling tinggi, diikuti Prabowo dan terakhir Anies Baswedan,” kata Ainul Huda dalam keterangannya, Minggu (14/11).

Pada survei DTS tersebut, 59,4 persen responden menyatakan tidak setuju apabila Jokowi menjadi presiden RI tiga periode, 32 persen menyatakan setuju, dan 8,6 persen tidak tahu/tidak menjawab.

Selain itu, 53,3 persen warga desa juga menyatakan tidak setuju. Kemudian masyarakat kota menyatakan 63,9 persen tak sepakat bila Jokowi memerintah Indonesia tiga periode.

Survei tersebut dilakukan di 29 provinsi dengan 2.046 responden pada minggu pertama hingga pekan ketiga Oktober 2021. Metode survei menggunakan multistage random sampling. Adapun margin of error 2,17 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *