Setelah Kalah Dari Thailand Website PSSI Kena Hack

Liputansatu.com – Website resmi PSSI kena hack atau diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Peristiwa ini terjadi tepat setelah timnas Indonesia dikalahkan oleh Thailand dengan skor 0-4 dalam leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12/2022).

Selepas pertandingan berakhir, ada artikel baru di website resmi PSSI dengan judul ‘Ayo, Tetap Semangat di Laga Kedua’.

Berita itu berisikan tentang komentar dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, terkait kekalahan timnas Indonesia.

Ketika ingin dibuka isi beritanya, ada seseorang yang langsung meretas website PSSI.

Terlihat ada gambar Mochamad Iriawan yang dicoret dengan hadir langsung lagu Netral yang berjudul Garuda di Dada Ku.

 

Tertulis juga pernyataan yang dilakukan oleh peretas tersebut di website PSSI.

Peretas itu menilai permainan timnas Indonesia sangat tidak sesuai harapan.

“Hacked by Anon7.”

“Indonesia mainnya bapuk apa karena Ketum PSSI masuk kamar ganti pemain?.”

“Yok Indonesia bisa yok.”

“Masih ada leg kedua,” tulis peretas tersebut dengan menggunakan tanda pagar Opiwan dan IndonesiaJuara.

Sebelumnya memang Mochamad Iriawan berencana untuk datang ke Singapura pada leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Sabtu (1/1/2022).

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga berniat untuk datang langsung ke ruang ganti pemain timnas Indonesia.

Berbagai macam penolakan disampaikan oleh warganet terkait keinginan Mochamad Iriawan datang ke ruang ganti pemain timnas Indonesia.

Sebab, banyak yang menilai itu akan mengganggu konsentrasi Asnawi Mangkualam dkk.

Untuk diketahui, Laga indonesia vs Thailand dalam babak pertama Thailand mampu unggul terlebih dahulu lewat gol cepat Chanatip Songkrasin

Babak kedua, Gajah Perang mengamuk dengan melewatkan tiga gol lewat Chanatip Songkrasin, Supachok Sarachat, dan Bordin Phala.

Timnas Indonesia sejatinya mendapatkan beberapa kali peluang emas untuk mencetak gol.

Namun, kesempatan emas itu tidak bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Asnawi Mangkualam dkk.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan