Salju Turun Lagi Di Arab Saudi

Liputansatu.com – Butiran salju nampak menghiasi Kota Tabuk, bagian barat laut Arab Saudi.

Fenomena ini tergolong langka di negeri gurun tersebut dan terjadi pas hari pertama tahun baru 2022.

Salju yang menyelimuti kota itu juga muncul di pelbagai video yang tersebar di media sosial.

Butiran salju membuat Kota Tabuk tampak memutih hapir di seluruh wilayah.

Gambar salju turun di Arab Saudi ini, salah satunya, dibagikan oleh kantor berita Arab Saudi, SPA, yang menunjukkan fenomena unik ini.

Dalam gambar yang dibagikan itu, tampak pemandangan Gunung al-Lawz, berubah jadi gunung besar berwarna putih dan tertutup salju.

Sepanjang sejarah, Arab Saudi yang dikenal beriklim panas telah beberapa kali mengalami fenomena turun salju. Tak sedikit yang mengaitkan turunnya salju di Arab Saudi sebagai suatu pertanda akhir zaman.

Tercatat turun di Arab Saudi sekitar 85 tahun lalu. Setelah puluhan tahun, fenomena alam itu kembali terjadi pada 14 Januari 2016 lalu.

Hanya tak perlu waktu lama, salju juga kembali turun awal tahun 2021 dan kembali berlanjut di awal tahun 2022.

Lebih lanjut, fenomena salju di Arab Saudi memang mungkin terjadi. Di gurun yang memiliki suhu sangat panas dan bisa melewati 50 derajat celcius, suhu juga bisa jatuh di bawah 0 derajat celcius saat malam hari.

Hadirnya hujan dengan suhu yang rendah dapat berubah menjadi salju. Khususnya ketika momen itu datang di malam hari yang sangat dingin. Secara ilmiah, salju turun di Arab Saudi memang benar-benar dapat terjadi dan bukan sesuatu yang ajaib.

Tinggalkan Balasan