Jadi Tren Saat Ramadan, Walikota Makassar Akan Fasilitasi Lomba Lari Antar Pemuda

oleh -25 views

Liputansatu.com – Trend Balap Lari Liar yang kini digandrungi anak muda dibeberapa titik di Kota Makassar kini jadi perbincangan ditengah-tengah masyarakat apalagi di jagad media sosial.

Aksi balap lari liar itu dilakukan di jalan bertekstur beton yang lurus. Peserta balap lari liar tampak melepas alas kaki dan berlari sekitar 10-15 meter.

Tampak sejumlah remaja yang menonton menawarkan taruhan ke penonton lainnya dengan mendukung salah satu dari peserta balap lari liar. Taruhan ditawarkan berupa uang.

Tidak jarang pula, para penonton yang hadir menjadikan rokok sebagai taruhan dalam aksi balap lari liar tersebut. Aksi mereka kemudian menjadi pusat perhatian warga.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bakal menggelar lomba balap lari di tengah tren balap lari liar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) saat bulan Ramadan. Pemerintah Kota (Pemkot) akan memfasilitasi aktivitas yang kini marak dijadikan ajang taruhan sejumlah anak muda itu.

“Saya minta buat balap lari satu kota. Kita sponsori. Kita support,” tutur Danny dikutip dari detiksulsel, Minggu (17/4/2022).

Danny tak menampik balap lari liar tengah jadi tren di sejumlah wilayah Kota Makassar. Aktivitas yang dia sebut kebanyakan dibuat oleh anak-anak muda mantan geng motor.

“Biar anak-anak yang biasa nakal-nakal itu bekas geng motor, biar mereka yang bikin. Kalau kita bikin kan biasa, tapi kalau anak geng motor yang bikin kan luar biasa,” urai dia.

Dia mengaku sudah mensosialisasikan rencananya ini. Pihaknya akan menggandeng anak-anak muda yang sering menggelar balap lari liar menjadi pelaksana.

“Ini sebelum Lebaran pokoknya harus dibikin. Baru tadi malam saya tantang mereka bikin (balap lari),” tuturnya.

Danny mengemukakan, dirinya tengah merencanakan lokasi lintasan balap lari tersebut. Kegiatan mereka yang selama ini digelar tiap malam di sejumlah wilayah akan dibikin jadi aktivitas yang legal atau resmi.

“Balap lari jadi legal. Saya bikin lintasannya apa semua. Di semua kota,” tegas Danny.

Menurut Danny, balap lari liar harus difasilitasi sebelum menjadi berkembang ke arah negatif. Apalagi lomba balap lari akan lebih bermanfaat jika digelar dalam wadah yang resmi difasilitasi pemerintah.

“Saya lagi cari namanya (lomba balap lari) ini dalam bahasa Makassar. Ini paling bagus balap lari, karena olahraga dan sehat. Harus di-support,” jelasnya.

Diketahui fenomena balap lari liar kini jadi tren sejumlah anak muda di ruas jalan Kota Makassar selama Ramadan. Bahkan, lomba adu kecepatan ini jadi ajang bertaruh bagi warga, di mana rokok dan uang jadi jaminan.

“Ya, 2 ribu, 5 ribu. Rokok mo saja,” kata salah seorang penonton dalam aksi balap lari liar itu.

Terpantau aksi balap lari liar itu masih berlangsung hingga pukul 21.52 Wita. Sesekali para peserta berhenti berlari ketika ada pengendara yang melintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *