Fakta-fakta KKB Tembak Mati Sopir Angkot Asal Jeneponto Sulsel

oleh -256 views

LIPUTANSATU.COM –  Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, menembak mati sopir angkot asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Rusli (40). KKB pimpinan Undius Kogoya itu turut membakar mobil korban.

Aksi bengis KKB itu terjadi di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Selasa (11/6) sekitar pukul 13.30 WIT. Korban merupakan warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto.

“Telah terjadi penembakan terhadap 1 masyarakat sipil dan pembakaran 1 unit mobil,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Selasa (11/6).

Pelaku KKB Pimpinan Undius Kogoya

Faizal mengatakan, pelaku merupakan anggota KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya. Namun selama ini mereka kerap beraksi di wilayah Kabupaten Paniai.

“Pelaku penembakan dan pembakaran ini adalah KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya yang selama ini melakukan aksi kriminal di Kabupaten Paniai,” bebernya.

KKB Sempat Teror Warga Usai Beraksi

Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno menyebut korban pertama kali ditemukan oleh warga. Saat itu warga melihat mobil di pinggir jalan lalu menemukan korban sudah tergeletak di dalam mobilnya.

“Masyarakat yang datang dari arah Kampung Enarotali hendak ke Kampung Kopo, Distrik Paniai Timur, melihat satu unit mobil berada di pinggir jalan dan dalam keadaan terbakar dan sopirnya dalam keadaan tersungkur di dalam mobil dan terdengar bunyi suara tembakan,” tutur Bayu.

Tak berselang lama, tiba-tiba 10 anggota KKB muncul dari balik semak-semak. Masyarakat setempat sontak melarikan diri karena melihat pelaku membawa senjata.

“Terlihat sekelompok anggota KKB yang berjumlah 10 orang dengan membawa senjata api laras panjang keluar dari alang-alang pinggiran jalan sehingga membuat masyarakat yang melihat kejadian tersebut takut dan langsung kembali ke arah Kampung Masi,” bebernya.

Detik-detik KKB Tembak Mati Sopir Angkot

Penembakan itu terekam dalam sebuah video yang diambil oleh KKB. Dalam video tersebut, memperlihatkan tiga dari 6 anggota KKB memastikan kondisi korban usai tertembak.

Salah satu anggota KKB berada di sisi kanan mobil sambil membuka pintu, sementara dua anggota KKB lainnya melihat dari kaca mobil. Selain itu, tiga anggota lainnya berada jauh dari mobil sambil memantau daerah sekitar.

Terlihat, enam anggota KKB itu membawa senjata api laras panjang. Lokasi kejadian juga berada di dekat pemukiman warga, hanya saja sepi.

Satu anggota KKB melaporkan insiden tersebut pasca berhasil melakukan penembakan. Keenam anggota KKB itu berteriak kegirangan merayakan perbuatan keji mereka. Selanjutnya, mobil korban dibakar dan mereka meninggalkan lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *