Empat Anggota Meninggal Karena Covid-19, Rapat DPR 100% Virtual

Liputansatu.com – Setelah empat orang anggota parlemen meninggal dunia akibat Covid-19, kini kegiatan rapat di DPR dilaksanakan secara virtual 100%. Tidak hanya itu, seluruh kegiatan di kompleks wakil rakyat juga dihentikan total.

Sejauh ini, sudah empat alat kelengkapan dewan (AKD) DPR yakni, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Komisi I, Komisi III dan ruang para Wakil Ketua DPR di lantai 4 Gedung Nusantara 3, yang menghentikan sementara kegiatan fisiknya atau lockdown akibat banyak anggota dewan dan staf yang terpapar Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi V DPR RI Lazarus saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Kmenterian PUPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2022).

“Kepala sekretariat (Sekretariat Komisi V) juga positif sekarang. Tadi kami sudah bincang-bincang dengan para pimpinan (Komisi V DPR RI) mungkin besok full virtual ya. Kami juga harus menjaga karena di PUPR di sini sudah banyak yang kena,” kata Lazarus dalam RDP.

Meninggal Akibat Covid-19

Lazarus menyebut, sudah ada 4 orang di Komisi V DPR RI yang meninggal dunia akibat Covid-19. Untuk itu, sebagai bentuk tanggung jawab moral, pihaknya ingin agar rapat selanjutnua dilakukan dengan daring secara penuh.

“Di Komisi V ini ada empat yang gugur, Pak. Terbanyak dari komisi yang ada di DPR. Jadi kami ada tanggungjawab moral ya, untuk mengurangi tatap muka. Kita juga belum tahu tracking kepala sekretariat Komisi V DPR RI sudah positif, yang ketemu kita di mana. Minggu lalu full rapat di sini,” ungkap politikus PDIP ini.

Namun, kata dia, terkait rapat-rapat di Komisi V DPR masih harus diputuskan bersama di Komisi V DPR. Apalagi, di Kementerian PUPR juga sudah banyak yang terpapar.

“Nanti akan kita putuskan bersama setelah rapat ini. Bisa saja dari Bapak (Sekjen PUPR), karena dari PUPR sudah banyak yang kena,” tambahnya.

Kemudian, Lazarus pun menanyakan kepada pihak Kementerian PUPR mengenai kabar bahwa banyak yang terpapar Covd-19 di kementerian yang dipimpin Basuki Hadimuljono itu.

Lalu, Sekjen Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah membenarkan kabar itu. Bahkan sejauh ini, sudah 200 orang yang terpapar.

“Sehari 40 orang. Dan untuk hari ini sudah ada 200 orang,” ungkap Zainal dalam RDP.

Oleh karena itu, Lazarus melanjutkan, pihaknya perlu mengambil sikap terkait perkembangan Covid-19 ini, sehingga pihaknya akan segera mengambil keputusan.

“Situasinya sudah kita sikapi pak. Jangan menunggu parah baru kita mengambil sikap. Nanti kita ambil sikap apa satu orang saja di ruangan ini untuk memimpin rapat,” tandas Lazarus.

Tinggalkan Balasan